• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

31 December 2025 15:16  |

Dolar AS Bangkit di Ujung 2025, Perak Tergelincir Tajam

Indeks Dolar AS (USD Index) lanjut menguat menjelang penutupan tahun dan pada Rabu (31/12) diperdagangkan di atas 98,30, menjadi level tertinggi dalam 9 hari. Penguatan ini muncul saat pasar mulai “merapikan posisi” jelang libur Tahun Baru.

Fokus pasar hari ini ada di data Initial Jobless Claims (klaim pengangguran mingguan) AS yang akan dirilis Departemen Tenaga Kerja. Untuk jadwal libur, NYSE dan Nasdaq tetap buka normal di malam Tahun Baru, tapi pasar obligasi AS tutup lebih cepat. Lalu semua pasar itu tutup 1 Januari.

Dari sisi kebijakan, risalah rapat The Fed (FOMC) bulan Desember menunjukkan kebanyakan pejabat masih siap memangkas suku bunga lagi kalau inflasi terus melandai. Namun ada juga yang mengakui keputusan pemangkasan sebelumnya “tipis banget” (bisa saja tetap/ditahan). Setelah sempat sepi di Senin, USD Index naik sekitar 0,2% pada Selasa.

Untuk logam mulia, emas sempat melakukan koreksi pada Selasa setelah anjlok tajam Senin, tapi tertahan di area $4.400 dan akhirnya ditutup datar. Di awal Rabu, XAU/USD masih naik-turun di atas $4.300, tapi secara tren emas tetap berada di jalur bulan kelima beruntun ditutup positif.

Sementara itu perak kena tekanan jual lagi dan turun mendekati $70, melemah lebih dari 5% pada Rabu. Meski drop harian cukup dalam, performa perak tetap “gila” di time frame lebih panjang: naik hampir 28% sepanjang Desember dan sekitar 150% sepanjang tahun.

Di pasar mata uang utama, EUR/USD lanjut melemah dan bergerak di bawah 1,1750 (meski masih naik 13% YTD). GBP/USD cenderung datar di sekitar 1,3450 setelah turun >0,3% Selasa, namun masih berpeluang menutup tahun +7%. USD/JPY bertahan di atas 156,50 dan secara tahunan relatif nyaris tidak berubah.

Poin pentingnya

USD Index menguat ke >98,30 (tertinggi 9 hari).

Pasar menanti Initial Jobless Claims AS.

Risalah The Fed: mayoritas masih condong rate cut jika inflasi turun.

Emas tertahan di $4.400, masih bergerak > $4.300.

Perak turun >5% ke arah $70, tapi tetap kuat YTD.

EUR/USD & GBP/USD melemah tipis; USD/JPY stabil tahunan.

Sumber: FXstreet.com

 

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com NM23 Ai