Dolar Menunggu Arah Fed
Indeks dolar AS bergerak fluktuatif di sekitar level 98,4 pada perdagangan Jumat(19/12) dan diperkirakan menutup pekan ini relatif tidak banyak berubah. Investor masih menimbang peluang penurunan suku bunga Federal Reserve tahun depan, seiring inflasi yang terus melandai dan munculnya tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja AS.
Data inflasi terbaru menunjukkan tekanan harga semakin mereda. Laporan CPI November mencatat inflasi utama turun ke 2,7%, terendah sejak Juli dan di bawah perkiraan pasar. Inflasi inti juga melemah ke 2,6%, menjadi laju paling lambat sejak awal 2021. Di sisi lain, tingkat pengangguran naik menjadi 4,6% pada November, level tertinggi sejak 2021, menandakan pasar tenaga kerja mulai mendingin.
Kombinasi inflasi rendah dan pasar tenaga kerja yang melunak memberi ruang lebih besar bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga pada 2026, meski pasar memperkirakan kebijakan akan tetap stabil pada Januari. Sentimen pasar juga dipengaruhi pernyataan Donald Trump yang akan segera mengumumkan ketua Fed berikutnya, dengan sejumlah nama seperti Kevin Hassett, Kevin Warsh, dan Christopher Waller disebut-sebut sebagai kandidat kuat yang dipandang pro penurunan suku bunga. (az)
Sumber: Newsmaker.id