Dolar Naik Tipis, Pasar Tahan Napas Nunggu CPI
Indeks dolar (DXY) naik tipis ke sekitar 98,3 pada Rabu (17/12), namun masih berada dekat level terendah dua bulan.
Sementara pelaku pasar masih mengkaji arah kebijakan The Fed untuk 2026, sehingga pergerakan dolar cenderung terbatas sambil menunggu data penting berikutnya.
Gubernur The Fed Christopher Waller, yang disebut-sebut masuk kandidat ketua The Fed, kembali menegaskan sikapnya yang cenderung dovish. Ia mengatakan karena inflasi masih tinggi, The Fed bisa bergerak pelan dan tidak perlu terburu-buru, sambil menurunkan suku bunga secara bertahap menuju level “netral”.
Perhatian pasar kini tertuju pada laporan CPI yang tertunda dan akan rilis Kamis, yang diperkirakan memberi gambaran lebih jelas tentang arah tekanan harga. Data ini dipandang penting karena akan sangat memengaruhi ekspektasi pasar soal kapan dan seberapa besar peluang penurunan suku bunga berikutnya.
Sementara itu, data ekonomi terbaru yang bervariasi—NFP lebih kuat dari perkiraan tetapi pengangguran lebih tinggi—belum cukup mengubah ekspektasi pasar. Investor masih mematok kemungkinan setidaknya satu kali pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada tahun depan.(yds)
Sumber: Tradingeconomics.com