Dolar Mulai Melemah, Ada Apa Menjelang Data Penting AS?
Indeks Dolar AS (DXY) akhirnya menghentikan reli lima hari beruntunnya dan bergerak di sekitar level 100,20 pada perdagangan Asia hari Senin(24/11). Para pelaku pasar kini menunggu rilis data inflasi produsen (PPI) AS untuk bulan September yang akan keluar Selasa besok, karena data ini bisa menjadi petunjuk penting arah kebijakan The Fed ke depan.
Pelemahan dolar terjadi setelah ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada Desember meningkat tajam. Peluang pemangkasan suku bunga 25 bps kini mencapai sekitar 69%, jauh lebih tinggi dibandingkan 44% minggu lalu. Komentar para pejabat The Fed-mulai dari John Williams yang menyebut pemangkasan bisa terjadi dalam waktu dekat, hingga Stephen Miran yang menyatakan siap memilih cut-ikut memperkuat sentimen dovish. Meski begitu, tidak semua pejabat satu suara, karena Presiden Fed Boston Susan Collins masih belum menentukan sikap.
Dari sisi data ekonomi, sentimen konsumen AS versi University of Michigan naik sedikit pada November, meski masih lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya. Ekspektasi inflasi justru membaik, dengan proyeksi satu dan lima tahun turun. Perbaikan ini memberi sinyal bahwa tekanan harga mulai mereda, yang semakin mendukung skenario The Fed menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan. (az)
Sumber: Newsmaker.id