Euro Sideways Dulu, Meledak Nanti?
EUR/USD bergerak dalam kisaran sempit di sekitar 1,1710 pada sesi Asia akhir Senin, menandai fase konsolidasi menjelang voting kepercayaan di Prancis yang dijadwalkan pada jam perdagangan Eropa. Pasar menahan posisi sambil menunggu arah politik Paris yang berpotensi memicu volatilitas euro.
Latar belakangnya, PM Prancis François Bayrou mendorong voting setelah paket anggaran €44 miliar ditentang oposisi. Sejumlah pimpinan oposisi menyatakan akan menggulingkan Bayrou—skenario yang bisa memicu pemilu cepat di saat ekonomi zona euro masih dibayangi risiko perdagangan global dan tensi Rusia-Ukraina.
Dari sisi kebijakan, rapat ECB Kamis ini menjadi pemicu berikutnya, dengan konsensus memperkirakan suku bunga tetap. Sementara itu, dolar AS terlihat rapuh usai data NFP Agustus yang lebih lemah, yang mengurangi dukungan bagi greenback.
Secara teknikal, tren jangka dekat cenderung bullish selama bertahan di atas EMA 20 hari 1,1662. Area 1,1740 (trendline turun dari puncak Juli 1,1830) menjadi penentu: tembus ke atas membuka jalan ke 1,1830 lalu 1,1900. Sebaliknya, turun di bawah 1,1583 berisiko menguji 1,1528 dan 1,1392.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id