• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

27 February 2025 12:39  |

EUR/USD melemah mendekati 1,0450 karena ancaman tarif Trump

EUR/USD melemah mendekati 1,0465 selama jam perdagangan Asia pada hari Kamis. Euro (EUR) melemah setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 25% pada Uni Eropa. Investor menunggu rilis estimasi Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal keempat (Q4) dan Klaim Pengangguran Awal mingguan untuk dorongan baru, yang akan dirilis pada hari Kamis.

Rabu malam, Presiden AS Donald Trump menegaskan kembali desakannya pada tarif 25% pada Kanada dan Meksiko, serta menambahkan Uni Eropa (UE) ke dalam daftar negara tempat ia akan memberikan sanksi kepada konsumen AS karena mengimpor. UE berjanji untuk menanggapi "dengan tegas dan segera" terhadap hambatan perdagangan yang "tidak dapat dibenarkan", yang menunjukkan bahwa mereka siap untuk membalas dengan cepat terhadap pungutan baru. Ancaman tarif Trump dapat memperburuk perlambatan ekonomi Zona Euro dan dapat menyeret mata uang bersama tersebut lebih rendah terhadap Dolar AS (USD).

Di seberang lautan, kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi AS telah memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve AS (Fed) akan memberikan setidaknya dua pemotongan suku bunga tahun ini, yang melemahkan Greenback. Pasar sekarang memperkirakan sekitar 58 basis poin (bps) pelonggaran untuk tahun 2025, meskipun suku bunga diperkirakan akan tetap ditahan selama beberapa bulan ke depan, menurut alat CME FedWatch.

Data inflasi Zona Euro, yang diukur dengan Indeks Harga Konsumen yang Diharmonisasi (HICP), merupakan ekonometrik penting bagi Euro. Jika inflasi naik lebih dari yang diharapkan, terutama jika di atas target 2% ECB, hal itu mengharuskan ECB untuk menaikkan suku bunga agar kembali terkendali. Suku bunga yang relatif tinggi dibandingkan dengan suku bunga lainnya biasanya akan menguntungkan Euro, karena membuat kawasan tersebut lebih menarik sebagai tempat bagi investor global untuk menyimpan uang mereka.

Rilis data mengukur kesehatan ekonomi dan dapat berdampak pada Euro. Indikator seperti PDB, PMI Manufaktur dan Jasa, ketenagakerjaan, dan survei sentimen konsumen semuanya dapat memengaruhi arah mata uang tunggal. Ekonomi yang kuat baik untuk Euro. Ekonomi yang kuat tidak hanya menarik lebih banyak investasi asing, tetapi juga dapat mendorong ECB untuk menaikkan suku bunga, yang secara langsung akan memperkuat Euro. Sebaliknya, jika data ekonomi lemah, Euro kemungkinan akan jatuh. Data ekonomi untuk empat ekonomi terbesar di kawasan euro (Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol) sangat penting, karena mereka menyumbang 75% ekonomi Zona Euro.(Cay)

Sumber: Fxstreet

Related News

EUR/USD

EUR/USD Terus Berkonsolidasi di Tengah Kelesuan Pasar

EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran sempit di sekitar 1,0400 pada sesi Eropa hari Jumat (27/12) di tengah perdagangan yang s...

27 December 2024 16:31
EUR/USD

EUR/USD Melemah Karena Daya Tarik USD Menguat Akibat Kekhawa...

EUR/USD anjlok mendekati 1,0420 pada sesi Amerika Utara hari Selasa (28/1). Pasangan mata uang utama ini melemah karena Dolar...

28 January 2025 21:09
EUR/USD

EUR/USD Melemah Pada Kenaikan Intraday Saat Dolar AS Bangkit...

EUR/USD menyerah pada kenaikan intraday setelah mencapai level tertinggi satu bulan di dekat 1,0530 dan turun ke dekat 1,0460...

24 February 2025 20:55
EUR/USD

EUR/USD Menguat menjelang NFP Jumat

EUR/USD bergerak cepat pada grafik pada hari Kamis, menguji level terendah tetapi mengakhiri hari dengan tetap bertahan di de...

7 February 2025 07:31
BIAS23.com NM23 Ai