• Fri, Jun 26, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

25 June 2026 14:30  |

Euro Tertahan Dekat Tingkat Rendah

Euro masih bergerak lemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis (25/06), memperpanjang penurunan untuk hari keempat berturut-turut. EUR/USD sempat menyentuh level terendah 13 bulan di 1,1324 pada hari Rabu, lalu mencoba pulih, tetapi masih tertahan di bawah area 1,1370. Tekanan ini menunjukkan bahwa minat beli euro masih terbatas di tengah kuatnya dolar AS dan lemahnya data ekonomi kawasan Eropa.

Salah satu faktor yang membebani euro adalah data kepercayaan konsumen Jerman yang belum menunjukkan pemulihan yang kuat. Indeks kepercayaan konsumen GfK untuk Juli naik tipis menjadi -29,2 dari -29,7 pada bulan Juni, tetapi masih berada di bawah ekspektasi pasar. Nuremberg Institute for Market Decisions menilai sentimen konsumen memang mulai stabil, namun masih berada pada level rendah karena keinginan belanja masyarakat masih lemah dan kecenderungan menabung masih tinggi.

Kondisi ini memberi sinyal bahwa rumah tangga Jerman masih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya. Meskipun ekspektasi pendapatan sedikit membaik, sebagian besar konsumen masih memandang prospek perekonomian ke depan dengan pesimistis. Situasi ini menjadi tekanan bagi euro karena Jerman merupakan ekonomi terbesar di zona euro, sehingga lemahnya konsumsi rumah tangga dapat menghambat pemulihan perekonomian kawasan.

Di sisi lain, dolar AS tetap mendapat dukungan dari ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pasar menunggu rilis data inflasi Personal Consumption Expenditures atau PCE Amerika Serikat yang diperkirakan menunjukkan tekanan harga masih tinggi. Jika data PCE menguat, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed bisa semakin besar dan membuat dolar kembali menguat terhadap euro.

Ke depan, EUR/USD masih berpotensi bergerak defensif selama tertahan di area bawah 1,1370. Jika data PCE AS lebih panas dari perkiraan, pasangan ini berisiko kembali menguji area 1,1324 dan bahkan bergerak lebih rendah. Namun, jika inflasi AS mulai mereda, euro berpeluang melakukan rebound teknikal, meski pemulihan tetap terbatas selama data ekonomi Jerman dan zona euro belum menunjukkan perbaikan yang lebih solid.(Asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

EUR/USD

EUR/USD Bersiap Menghadapi Keputusan Suku Bunga ECB

EUR/USD melonjak pada hari Rabu, naik 1,75% dan menyentuh level 1,0800 karena sentimen risiko meningkat menyusul perubahan ar...

6 March 2025 07:19
EUR/USD

EUR/USD Terus Berkonsolidasi di Tengah Kelesuan Pasar

EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran sempit di sekitar 1,0400 pada sesi Eropa hari Jumat (27/12) di tengah perdagangan yang s...

27 December 2024 16:31
EUR/USD

EUR/USD Terus Bangkit Karena Data Inflasi AS Yang Melemah Me...

EUR/USD bergerak lebih tinggi mendekati 1,1250 selama jam perdagangan Eropa pada hari Rabu (14/05), melanjutkan kenaikan hari...

14 May 2025 17:10
EUR/USD

EUR/USD Turun Di Tengah Kekhawatiran Potensi Perang Dagang U...

EUR/USD terkoreksi mendekati 1,0860 pada jam perdagangan Eropa pada hari Kamis (13/3). Pasangan mata uang utama ini turun kar...

13 March 2025 19:10
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai