EUR/USD Stabil, Volatil Setelah Rilis Data
EUR/USD bergerak stabil di atas 1,1850 dan diperdagangkan mendatar di sekitar 1,1870 pada sesi Asia Jumat pagi. Pergerakan yang terbatas ini terjadi karena pelaku pasar memilih menunggu rilis data ekonomi penting, yakni estimasi awal pertumbuhan ekonomi (GDP) Zona Euro kuartal IV serta inflasi Amerika Serikat (CPI) yang akan diumumkan pada hari yang sama.
Dolar AS cenderung bergerak dalam kisaran sempit setelah data ekonomi terbaru memberikan sinyal yang beragam. Penjualan ritel AS dilaporkan stagnan pada Desember, mengindikasikan adanya pelemahan permintaan. Namun, laporan ketenagakerjaan Nonfarm Payrolls (NFP) Januari justru lebih kuat dari perkiraan. Kondisi ini membuat pasar menimbang ulang arah kebijakan suku bunga bank sentral AS dan menunggu petunjuk lanjutan dari laporan inflasi CPI.
Di sisi Eropa, European Central Bank (ECB) mempertahankan suku bunga acuannya di 2,0% untuk kelima kalinya berturut-turut, sesuai ekspektasi pasar. Sejumlah pelaku pasar mulai meningkatkan keyakinan bahwa kebijakan moneter ECB akan cenderung stabil sepanjang tahun ini. Ekspektasi stabilnya suku bunga, bahkan kemungkinan kenaikan pada tahun depan, dinilai dapat menjadi faktor penopang bagi euro.
Sementara itu, GDP Zona Euro kuartal IV diproyeksikan tumbuh 0,3% secara kuartalan dan 1,3% secara tahunan. Jika data menunjukkan pelemahan ekonomi yang lebih besar dari perkiraan, euro berpotensi tertekan terhadap dolar AS dalam jangka pendek. Sebaliknya, jika GDP lebih kuat dan CPI AS melandai, pasangan EUR/USD berpeluang mendapat dorongan naik karena pasar bisa kembali menilai peluang pengetatan kebijakan moneter AS menjadi lebih rendah.(asd)
Sumber: Newsmaker.id