AUD Loyo Lagi — Jobs Lesu & Tensi AS–China Tekan Aussie
Dolar Australia melemah lagi terhadap dolar AS pada Jumat(17/10), memperpanjang penurunan ke sesi kedua. Sentimen risk-off muncul karena rencana pembatasan ekspor tanah jarang Tiongkok memicu ucapan keras dari pejabat AS (Jamieson Greer & Scott Bessent), yang menilai langkah Beijing sebagai “paksaan ekonomi”. Ketegangan dagang yang memanas ini bikin pasar menghindari aset berisiko dan menekan AUD-maklum, perekonomian Australia sangat terhubung ke Tiongkok.
Dari dalam negeri, data tenaga kerja September tak membantu: penyerapan +14,9 ribu lebih kecil dari ekspektasi +17 ribu, sementara angka sebelumnya direvisi menjadi -11,8 ribu. Pengangguran naik ke 4,5%, tertinggi nyaris empat tahun, sehingga pasar cepat menaikkan peluang RBA memangkas suku bunga 3,65% pada November jadi sekitar 85% (dari 50% di awal pekan). Kombinasi tensi dagang + data jobs yang melemah membuat AUD/USD tetap di bawah tekanan dalam jangka pendek. (az)
Sumber: Newsmaker.id