Kripto Tertekan, Saatnya Panic Sell atau Nambah Modal?
Pasar kripto utama masih bergerak dalam mode hati-hati pada hari Rabu (19/11), setelah koreksi tajam beberapa pekan terakhir. Kapitalisasi pasar kripto global berada di kisaran $3,0–3,1 triliun, turun sekitar 4–5% dalam 24 jam terakhir. Bitcoin bertahan di area $89.000–$92.000 setelah sempat jatuh di bawah $90.000, sementara Ethereum diperdagangkan di sekitar $2.900–$3.100.
Tekanan jual yang besar dipicu kombinasi faktor fundamental: ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang menyusut, kekhawatiran valuasi saham teknologi/AI yang terlalu tinggi, serta koreksi aset berisiko secara luas. Investor juga menyaksikan outflow miliaran dolar dari ETF kripto dan posisi leverage yang dipaksa likuidasi, yang memperdalam penurunan dan menekan sentimen, tercermin dari indeks Fear & Greed kripto yang turun ke zona “fear” ekstrem.
Meski begitu, sejumlah analis menilai tekanan saat ini bisa membuka peluang akumulasi jangka menengah jika data makro dan kebijakan bank sentral mulai lebih ramah terhadap aset berisiko. Fokus pelaku pasar hari ini tertuju pada risalah The Fed, laporan ketenagakerjaan AS yang tertunda, serta hasil kinerja Nvidia yang dapat menggerakkan sentimen risk-on/risk-off dan ikut memengaruhi arah Bitcoin, Ethereum, dan altcoin utama dalam beberapa hari ke depan. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id