• Sat, Apr 18, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

18 April 2026 01:55  |

Emas Sentuh Level Tertingginya Sebulan Usai Iran Klaim Hormuz “Sepenuhnya Terbuka”

Harga emas melonjak ke level tertinggi hampir satu bulan setelah Iran menyatakan Selat Hormuz “sepenuhnya terbuka” untuk lalu lintas komersial, langkah yang dipandang sebagai sinyal meredanya konflik yang sebelumnya mendorong reli harga energi dan menekan prospek pertumbuhan ekonomi.

Bullion sempat naik hingga 2,1% sebelum memangkas sebagian kenaikan, seiring dolar AS dan imbal hasil Treasury melemah. Pelemahan dolar dan turunnya yield umumnya mendukung emas karena emas dihargai dalam dolar dan tidak memberikan imbal hasil.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan di X bahwa “sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon,” jalur Selat Hormuz untuk kapal komersial dinyatakan terbuka sepenuhnya selama sisa periode gencatan senjata. Namun, televisi pemerintah Iran mengutip pejabat militer senior yang menyebut pelayaran tidak mungkin dilakukan tanpa koordinasi dengan kekuatan angkatan laut IRGC. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan blokade laut AS tetap berlaku sampai kesepakatan tercapai.

Konflik Timur Tengah sebelumnya membuat arus di Hormuz—jalur vital pengiriman energi—praktis berhenti. Kondisi itu memicu kekhawatiran lonjakan harga minyak dan gas akan mengangkat inflasi dan membuat bank sentral menunda pemangkasan suku bunga atau bahkan menaikkan biaya pinjaman, yang umumnya negatif bagi komoditas tanpa imbal hasil seperti emas.

Dalam beberapa hari terakhir, emas mulai memulihkan sebagian kerugian masa perang seiring menguatnya optimisme gencatan senjata. Pada fase awal konflik, tekanan likuiditas mendorong investor menjual emas untuk menutup kerugian di aset lain. Analis MKS PAMP menyebut sejak perang dimulai, emas cenderung bergerak berlawanan dengan minyak dan dolar, namun lebih sejalan dengan aset berisiko, sehingga headline terkait perdamaian berpotensi menambah momentum kenaikan.

Optimisme atas kesepakatan yang lebih luas juga mendorong pasar meningkatkan spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed, dengan ekspektasi pelonggaran untuk pertemuan Desember bertambah. Pada pukul 14.42 waktu New York, emas spot naik 1,5% ke US$4.861,66 per ons. Perak melonjak 4,2%, sementara platinum dan palladium menguat. Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,2%.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai