Perak Masih Tahan, Apa Pendorongnya?
Harga perak stabil di dekat level tinggi pada perdagangan terbaru, mengikuti arah emas. Saat berita ini di tulis harga XAG bergerak di $ 43.841. Logam mulia ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor global, termasuk penguatan Dolar AS, data ekonomi Amerika yang lebih baik dari perkiraan, serta pernyataan pejabat The Fed yang masih beragam soal arah suku bunga.
Faktor utama yang menahan kenaikan perak adalah penguatan Dolar AS setelah data penjualan rumah baru di AS naik tajam. Dolar yang lebih kuat membuat perak lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain. Hal ini menekan permintaan jangka pendek, meskipun tren jangka menengah masih positif.
Di sisi lain, kebijakan suku bunga The Fed menjadi sorotan. Ketua Jerome Powell menekankan kehati-hatian dalam memangkas suku bunga, sementara pejabat lain mendorong kejelasan arah pelonggaran. Suku bunga yang lebih rendah umumnya mendukung perak dan emas, karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil bunga.
Selain itu, perak juga mendapat dukungan dari permintaan industri di sektor energi terbarukan dan elektronik. Permintaan fundamental ini, ditambah dengan arus masuk investasi ke logam mulia, menjaga harga perak tetap kokoh meskipun ada tekanan dari Dolar. Ke depan, rilis data inflasi PCE AS akan menjadi katalis penting bagi arah perak selanjutnya.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id