Reli Perak Tersendat Usai PPI
Harga perak masih melanjutkan penurunannya di bawah $38 troy ons pada perdagangan sesi Asia hari Jumat (15/8), terseret penguatan oleh dolar AS dan kenaikan imbal hasil Treasury setelah rilis inflasi produsen AS yang lebih panas dari perkiraan. Pergerakan yang cenderung hati-hati, dengan pelaku pasar menimbang ulang prospek pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan.
Data menunjukkan Indeks Harga Produsen (PPI) AS untuk Juli naik 0,9% bulan ke bulan dan 3,3% tahun ke tahun, jauh di atas konsensus 0,2%. Klaim pengangguran awal juga turun ke 224 ribu, mengisyaratkan pasar kerja yang tetap tangguh. Kombinasi ini mendorong Indeks Dolar AS kembali di atas area psikologis 98 dan menekan minat terhadap aset tanpa imbal hasil seperti perak. Pasar kini lebih condong pada pemangkasan 25 bps pada September, bukan 50 bps.
Ke depan, fokus pasar tertuju pada pidato pejabat The Fed, data Penjualan Ritel AS Juli, serta sentimen konsumen Universitas Michigan. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id