Perak Merosot Akibat Meredanya Perundingan Dagang AS-Tiongkok
Harga perak merosot pada hari Rabu (11/6), yang mundur dari level tertinggi multi-tahun karena momentum bullish memudar dan para pelaku pasar mengunci keuntungan.
Saat ini logam mulia tersebut melayang di dekat zona support psikologis $36,00, pasca menguji level tertingginya sejak Februari 2012 awal pekan ini.
Sementara kemarin negosiasi tingkat tinggi antara AS dan Tiongkok berakhir di London dengan perjanjian kerangka kerja sementara, yang kembali menghidupkan harapan akan dimulainya kembali kerja sama perdagangan bilateral.
Presiden AS Donald Trump mengomentari perundingan dagang pada hari Rabu, dengan menyatakan bahwa: “Kami telah membuat kemajuan nyata dengan Tiongkok. Ini tentang keadilan, dan kami hampir mencapai sesuatu yang dapat menguntungkan kedua negara.
Selain itu Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng menambahkan bahwa “Sikap Tiongkok terhadap masalah perdagangan dengan AS jelas dan konsisten. Kedua belah pihak harus berusaha untuk membangun hubungan perdagangan dan ekonomi yang stabil dan jangka panjang.”
Optimisme tersebut awalnya mendukung sentimen permintaan industri, yang membantu mengangkat harga perak. Namun, karena harga sudah berada di wilayah jenuh beli, kenaikan lanjutan masih terbatas.(yds)
Sumber: FXstreet