Trump Bikin Pasar Adem, Perak Langsung Turun
Harga perak melemah pada Kamis dan bergerak turun ke arah $92 per ons, menjauh dari rekor tertinggi yang baru saja dicetak. Koreksi ini terjadi karena pasar mulai lebih tenang setelah pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump soal Greenland.
Trump menegaskan ia tidak akan memakai kekuatan militer untuk mendapatkan Greenland. Ia juga mengendurkan ancaman tarif ke negara-negara Eropa setelah menyebut sudah ada “kerangka” kesepakatan masa depan dengan NATO, meski detailnya masih belum jelas.
Namun tensi politik belum benar-benar hilang. Denmark menegaskan tidak akan bernegosiasi untuk menyerahkan wilayahnya, sementara Parlemen Eropa menunda persetujuan perjanjian dagang UE–AS sebagai bentuk protes terhadap ancaman Trump sebelumnya. Artinya, risiko gesekan tetap ada, hanya saja pasar sedang “tarik napas” dulu.
Meski harga turun, perak masih punya bantalan kuat dari sisi fundamental: pasokan fisik ketat. Pasar perak disebut memasuki tahun keempat berturut-turut defisit pasokan global, sehingga ruang koreksi bisa terbatas kalau permintaan kembali naik.
Kesimpulannya, perak memang sedang terkoreksi karena sentimen risk-off mereda, tapi tetap sangat sensitif terhadap pemicu baru—mulai dari pergerakan mata uang, gejolak obligasi negara, sampai perubahan kebijakan dagang. Jika stres global naik lagi, perak bisa cepat balik “panas.”(asd)
Sumber : Newsmaker.id