• Sun, Jan 18, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

15 January 2025 07:25  |

Minyak Naik karena Kecemasan Sanksi dan Stok yang Lebih Rendah

Minyak naik tipis setelah turun paling banyak dalam lebih dari sebulan karena dampak sanksi AS terhadap aliran Rusia terus bergema, dan laporan industri menunjuk pada stok AS yang lebih rendah.

West Texas Intermediate naik mendekati $78 per barel, setelah turun 1,7% pada hari Selasa karena ekspektasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas, sementara Brent berakhir di bawah $80. American Petroleum Institute mengatakan persediaan minyak mentah turun 2,6 juta barel minggu lalu, menurut sebuah dokumen yang dilihat oleh Bloomberg. Itu akan menjadi penarikan kedelapan jika dikonfirmasi oleh data pemerintah Rabu malam.

Dampak sanksi AS terbaru beriak melalui pasar. Pembeli minyak Rusia semakin beralih ke pemasok OPEC+ lainnya, karena negara-negara termasuk India mengatakan mereka akan melarang tanker yang dikenai sanksi. Di Tiongkok, perusahaan minyak negara dan penyuling swasta besar telah membeli kargo dari Timur Tengah dan tempat lain sebagai persiapan menghadapi gangguan. Biaya pengiriman telah melonjak, sementara pola harga fisik AS juga telah bergeser.

Minyak mentah telah mengalami awal tahun yang kuat, dengan sanksi AS terbaru menambah keuntungan yang didorong oleh musim dingin yang lebih dingin di Belahan Bumi Utara yang menyebabkan permintaan pemanas meningkat, dan penurunan yang stabil dalam persediaan AS. Kemajuan awal tersebut bertentangan dengan ekspektasi luas bahwa harga akan berjuang pada tahun 2025 karena persediaan diperkirakan akan berjalan lebih cepat dari permintaan, yang mendorong surplus global.

Selain keributan yang disebabkan oleh sanksi AS, para pedagang mempertimbangkan implikasi dari masa jabatan kedua Presiden terpilih Donald Trump di Gedung Putih, termasuk ancaman tarif yang dapat menjerat minyak Kanada. Menjelang pelantikan 20 Januari, diskon minyak mentah Kanada yang berat terhadap WTI telah melebar.

Prospek keseimbangan pasar akan menjadi fokus pada hari Rabu karena Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan Badan Energi Internasional menerbitkan prospek bulanan. Pada hari Selasa, laporan terbaru Badan Informasi Energi AS mengisyaratkan proyeksi kelebihan pasokan yang lebih besar pada tahun 2025.(ayu)

Sumber: Bloomberg

Related News

OIL

Minyak Turun karena Dolar Melonjak Pasca Pemangkasan Suku Bu...

Minyak turun karena ekspektasi untuk lebih sedikit pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve tahun depan mendorong dolar. ...

19 December 2024 07:12
OIL

Harga Minyak Turun Tipis Ditengah Gencatan Senjata Israel, P...

Harga minyak turun tipis di perdagangan Asia pada hari Rabu(27/11) memperpanjang kerugian baru-baru ini setelah Israel menyet...

27 November 2024 09:52
OIL

Harga minyak naik karena ketegangan geopolitik dan rencana p...

Harga minyak menguat pada hari Rabu(4/12) karena para pelaku pasar mempertimbangkan ketegangan geopolitik dan prospek OPEC+ m...

4 December 2024 13:21
OIL

Minyak Mengalami Kenaikan karena Permintaan Tinggi

Minyak menuju kenaikan mingguan ketiga ditetapkan untuk kenaikan terbaik sejak Juli karena tanda-tanda ketatnya pasar, termas...

10 January 2025 13:21
BIAS23.com NM23 Ai