• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

13 December 2024 18:34  |

Minyak Di Jalur Kenaikan Mingguan Pasca Serangan Udara Rusia dan Prospek Sanksi

Harga minyak memperpanjang reli setelah serangan udara Rusia terhadap Ukraina meningkatkan ketegangan geopolitik di tengah prospek sanksi Barat yang lebih ketat.

Minyak mentah Brent naik melewati $74 per barel, menuju kenaikan mingguan lebih dari 4%. Pembicaraan tentang sanksi lebih lanjut terhadap minyak Rusia dan Iran telah mendorong harga naik dan membantu mengimbangi kekhawatiran tentang kelebihan pasokan. Serangan Moskow membantu memicu reli lebih lanjut.

Di pasar opsi, pedagang kembali bertaruh pada lonjakan harga. Opsi beli, yang menguntungkan saat kontrak berjangka naik, berada pada premi untuk opsi jual untuk pertama kalinya dalam tiga minggu pada penutupan perdagangan pada hari Kamis. Volatilitas tersirat juga meningkat.

"Terakhir kali Donald Trump menjadi presiden, ia menekan ekspor minyak Iran hingga mendekati nol," kata SEB AB dalam sebuah laporan. "Pengulangan itu akan menghilangkan semua pembicaraan tentang pasar minyak surplus tahun depan." Pilihan Trump untuk penasihat keamanan nasional minggu ini berjanji untuk kembali ke "tekanan maksimum" pada Iran, sementara pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan sanksi baru pada perdagangan minyak Rusia. Sementara itu, Uni Eropa telah memberikan dukungan awal untuk paket sanksi ke-15 terhadap Rusia.

Pada hari Jumat, pasukan Moskow menembakkan hampir 200 pesawat nirawak dan lebih dari 90 rudal, termasuk setidaknya satu yang dibuat oleh Korea Utara, kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Telegram. Negara tetangga Polandia menerbangkan jet tempur sebagai tanggapan.

Sementara lebih banyak sanksi berpotensi mendukung harga, Badan Energi Internasional pada hari Kamis mengatakan pasar minyak global menghadapi kelebihan pasokan pada tahun 2025, meskipun ada keputusan minggu lalu oleh OPEC+ untuk menunda peningkatan pasokan.

Prediksi tersebut bertentangan dengan prospek dari Badan Informasi Energi AS, yang minggu ini mengatakan secara umum melihat pasar seimbang tahun depan.

Harga minyak Brent untuk pengiriman bulan Februari naik 1% menjadi $74,25 per barel pada pukul 11:28 pagi waktu London. Harga minyak WTI untuk pengiriman bulan Januari naik 1% menjadi $70,85 per barel. (Arl)

Sumber : Bloomberg

Related News

OIL

Harga Minyak Turun Tipis Ditengah Gencatan Senjata Israel, P...

Harga minyak turun tipis di perdagangan Asia pada hari Rabu(27/11) memperpanjang kerugian baru-baru ini setelah Israel menyet...

27 November 2024 09:52
OIL

Harga minyak naik karena ketegangan geopolitik dan rencana p...

Harga minyak menguat pada hari Rabu(4/12) karena para pelaku pasar mempertimbangkan ketegangan geopolitik dan prospek OPEC+ m...

4 December 2024 13:21
OIL

Minyak Memangkas kerugian karena Ketatnya Pasokan Jangka Pen...

Harga minyak naik tipis pada hari Rabu karena tanda-tanda ketatnya pasokan jangka pendek tetapi tetap mendekati level terenda...

13 November 2024 17:49
OIL

WTI Naik dari Terendah 18 Bulan Terkait Badai Tropis Francin...

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup lebih tinggi pada hari Senin (9/9), naik dari level terendah 18 bul...

10 September 2024 02:06
BIAS23.com NM23 Ai