• Tue, Jun 2, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

1 June 2026 16:17  |

Harga Minyak Melonjak 3% Imbas Eskalasi Iran-AS

Harga minyak dunia melonjak lebih dari 3% pada perdagangan Senin (1/6), setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat. Kenaikan terjadi usai Iran dan Amerika Serikat saling melancarkan serangan, sementara Israel memerintahkan pasukannya bergerak lebih jauh ke Lebanon dalam konflik melawan Hezbollah yang didukung Teheran.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik US$2,88 atau 3,3% ke level US$90,24 per barel pada pukul 07.01 GMT. Sementara itu, Brent menguat US$2,78 atau 3,05% ke US$93,90 per barel. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap risiko gangguan pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.

Sentimen pasar sebelumnya sempat membaik setelah muncul harapan perpanjangan gencatan senjata antara AS dan Iran. Optimisme tersebut sempat menekan harga Brent dan WTI masing-masing turun 1,8% dan 1,7% pada Jumat. Namun, harapan itu meredup setelah Washington menyatakan telah melakukan serangan “bela diri” terhadap fasilitas radar dan kendali drone di Goruk dan Pulau Qeshm, Iran.

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan pasukan kedirgantaraannya menargetkan pangkalan udara yang disebut digunakan dalam serangan AS terhadap menara telekomunikasi di Pulau Sirik. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan akan segera memutuskan proposal perpanjangan gencatan senjata, namun eskalasi terbaru membuat pasar kembali mencermati potensi perluasan konflik, termasuk peran Israel dan Hezbollah dalam proses de-eskalasi.

Penyebab utama kenaikan minyak:

Ketegangan Iran-AS kembali meningkat, risiko konflik Israel-Hezbollah melebar, dan harapan perpanjangan gencatan senjata mulai melemah. Pasar juga khawatir jika konflik mengganggu jalur pasokan energi di kawasan Timur Tengah.

Hal yang perlu diperhatikan:

Fokus pasar selanjutnya tertuju pada keputusan Donald Trump terkait proposal gencatan senjata, respons Iran, pergerakan Israel di Lebanon, serta potensi gangguan pasokan minyak jika eskalasi konflik terus berlanjut.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

 

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai