• Tue, Jun 2, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

29 May 2026 03:25  |

Minyak Ditutup Bervariasi Pasca Laporan Deal Iran-AS

Harga minyak ditutup mixed pada Kamis (28/5) pasca sesi yang volatil, ketika pelaku pasar menimbang laporan yang saling bertentangan soal kemajuan kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata AS–Iran.

Minyak Brent kontrak Juli—yang jatuh tempo pada settlement Jumat—ditutup turun 58 sen (0,6%) ke US$93,71 per barel. Kontrak Brent Agustus yang lebih aktif terakhir naik 72 sen ke US$92,97 pada 15:20 EDT.

Minyak WTI ditutup naik tipis 22 sen (0,3%) ke US$88,90 per barel. Pergerakan ini mencerminkan pasar yang masih “headline-driven” setelah beberapa sesi terakhir diwarnai tarik-menarik antara harapan akhir perang tiga bulan dan realitas arus pelayaran Selat Hormuz yang masih jauh di bawah level pra-perang.

Reuters mengutip empat sumber yang mengatakan kesepakatan perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari telah dicapai, setelah Axios pertama kali melaporkan kabar tersebut pada Kamis. Namun, sumber Reuters menyebut kesepakatan masih menunggu persetujuan Presiden Donald Trump, sementara kantor berita Tasnim menyatakan teks MoU dengan AS belum final atau terkonfirmasi.

Di awal sesi, Brent dan WTI sempat naik lebih dari 2% setelah IRGC mengklaim menargetkan pangkalan udara AS sebagai respons atas serangan AS di Bandar Abbas. Lonjakan awal itu kemudian mereda ketika pasar kembali fokus pada status kesepakatan dan apakah ada langkah implementasi yang benar-benar membuka Hormuz, yang menjadi faktor kunci untuk menurunkan premi risiko pasokan.

Harga minyak juga berada di bawah tekanan dari data resmi AS yang menunjukkan bahwa stok minyak mentah negara itu turun sebesar 3,3 juta barel pekan lalu, penurunan selama enam minggu berturut-turut tetapi lebih rendah dari perkiraan penurunan 4,1 juta barel yang diprediksi oleh analis yang disurvei oleh Reuters.

Stok bensin dan bahan bakar distilat AS juga turun.

Pasar minyak tetap lebih sensitif terhadap berita utama Timur Tengah meskipun terjadi penurunan besar lagi dalam stok AS selama seminggu terakhir, kata analis UBS Giovanni Staunovo.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai