• Thu, May 21, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

21 May 2026 11:35  |

Minyak Menguat Tipis Seiring Optimisme Kesepakatan AS-Iran

Harga minyak sedikit menguat setelah jatuh tajam pada sesi sebelumnya, menyusul pernyataan Presiden Donald Trump bahwa AS berada dalam “tahap akhir” negosiasi dengan Iran. Brent diperdagangkan di sekitar $105,94 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik ke $99,24 per barel.

Komentar Trump memicu harapan kesepakatan antara Washington dan Tehran yang dapat segera membuka aliran energi melalui Selat Hormuz, jalur strategis yang sempat tertutup. Ekspektasi ini menurunkan premi risiko dan memberi tekanan moderat pada harga minyak yang sebelumnya melonjak akibat gangguan pasokan.

Meski ada optimisme perdamaian, berita yang saling bertentangan tentang negosiasi masih membebani pasar. Harga minyak tetap lebih dari 40% lebih tinggi dibandingkan sebelum konflik dimulai akhir Februari, dengan trader memperhitungkan kemungkinan de-eskalasi mendadak dan pembukaan jalur minyak yang menahan jutaan barel di Teluk Persia.

Ahli energi Rabobank, Joe DeLaura, menekankan bahwa pasar fisik minyak masih dalam ketidakpastian, karena distribusi dari Teluk Persia ke tujuan bisa memakan waktu hingga 55 hari, sehingga stok global tetap tersedot selama periode ini. Sultan Al Jaber, CEO Abu Dhabi National Oil Co., menambahkan aliran minyak Timur Tengah tidak akan pulih sepenuhnya hingga 2027 meski konflik berakhir.

Inventaris minyak mentah dan produk global juga sedang menyusut dengan cepat untuk mengimbangi gangguan pasokan, sementara stok minyak mentah AS turun sekitar 7,9 juta barel pekan lalu. Beberapa tanda awal peningkatan aliran melalui Selat Hormuz mulai mengurangi premi risiko, meski klaim Iran soal 26 kapal yang melewati jalur tersebut masih dipertanyakan.

Trump kembali menegaskan kesepakatan akan dibuat, atau AS akan mengambil tindakan tegas jika Iran menolak persyaratan. Iran saat ini meninjau draf baru AS sebagai respons atas proposal 14 poin dan memperingatkan kemungkinan balasan di luar Timur Tengah jika serangan dilakukan.

Poin Utama:

- Minyak naik tipis: Brent $105,94, WTI $99,24.

- Optimisme kesepakatan AS-Iran dorong aliran energi Selat Hormuz.

- Pasar masih terombang-ambing oleh berita negosiasi yang kontradiktif.

- Stok global minyak tersedot, distribusi fisik masih tertunda.

Investor pantau respons Iran dan potensi eskalasi konflik.(asd)*

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai