• Wed, May 20, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

19 May 2026 16:21  |

Trump Ubah Nada, Minyak Berbalik Turun

Harga minyak melemah pada Selasa (19/5) setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan ia membatalkan rencana serangan terhadap Iran yang semula dijadwalkan hari ini, menyusul permintaan dari sekutu Teluk Persia. Pernyataan tersebut meredakan sebagian premi risiko, meski pasar menilai ketidakpastian konflik dan Selat Hormuz belum hilang.

Pada 10:13 a.m. waktu London, Brent kontrak Juli turun 1,5% menjadi US$110,43 per barel, setelah naik 2,6% pada Senin. WTI kontrak Juli melemah 1% ke US$103,36 per barel, sementara kontrak Juni yang lebih sepi akan berakhir pada Selasa.

Trump menyatakan lewat unggahan media sosial bahwa pemimpin Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab meminta AS menahan serangan karena “negosiasi serius” sedang berlangsung. Namun Trump juga menegaskan AS tetap siap menyerang bila kesepakatan yang dapat diterima tidak tercapai, tanpa menetapkan tenggat waktu.

Meski penundaan ini menurunkan risiko eskalasi langsung, minyak tetap sensitif karena pasar masih menimbang kemungkinan penutupan efektif Selat Hormuz menahan pasokan Teluk lebih lama. Selain itu, Teheran belum segera mengonfirmasi pembicaraan baru, sehingga arah diplomasi tetap sulit dibaca.

Dari sisi pasokan, blokade angkatan laut AS membuat terminal ekspor utama Iran di Pulau Kharg menganggur setidaknya 10 hari, memotong pendapatan minyak Iran dan menarik jutaan barel dari pasar. Kondisi ini berbalik dari fase awal perang saat Iran sempat menjadi eksportir dominan di selat setelah membatasi kapal negara lain.

Di luar Iran, AS juga mengeluarkan waiver baru yang mengizinkan penjualan minyak mentah Rusia dan produk minyak yang sudah terlanjur dimuat di tanker, beberapa hari setelah waiver sebelumnya kedaluwarsa. Pasar kini menunggu apakah negosiasi benar-benar bergerak, serta apakah arus fisik dan keamanan pelayaran di sekitar Hormuz membaik—dua faktor yang akan menentukan apakah koreksi minyak berlanjut atau volatilitas kembali naik. (arl)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai