Harga Minyak Stabil—Pasar Lagi Timbang Dua Risiko
Harga minyak coba stabil di awal pekan. Setelah sempat tertekan karena premi risiko Timur Tengah mulai dilepas, pasar mulai “nahan” di sesi Eropa karena ada faktor yang jadi penopang: kabar kilang-kilang India makin menjauh dari pembelian minyak Rusia.
Update harga sekarang (sesi Eropa): sekitar 11:38 waktu London (18:37 WIB), Brent berada di $67,29 dan WTI di $63,05.
Arah pasar masih dipengaruhi jalur diplomasi AS–Iran. Janji melanjutkan pembicaraan bikin ketakutan gangguan pasokan jangka pendek agak reda—itu sebabnya minyak nggak lagi “panik” seperti saat tensi memanas. Di sisi lain, Selat Hormuz tetap jadi titik sensitif karena jalur ini krusial buat arus minyak global.
Tapi ada “cerita kedua” yang bikin harga punya dasar: Rusia. Eropa sedang mendorong pembatasan layanan yang mendukung ekspor minyak Rusia lewat jalur laut, dan di saat yang sama muncul sinyal kilang India menghindari pembelian kargo Rusia untuk pengiriman April. Kalau aliran Rusia makin seret atau diskon harus makin dalam buat cari pembeli lain, pasar bisa kembali ketat dari sisi pasokan.
Kesimpulannya, minyak sekarang lagi ada di fase tarik-menarik: tensi Timur Tengah yang sedikit mendingin menahan kenaikan, tapi isu Rusia–India memberi bantalan agar harga nggak gampang jatuh. Kalau headline geopolitik berubah atau kebijakan soal ekspor Rusia makin keras, pergerakan bisa balik liar lagi dalam hitungan jam. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id