• Wed, Mar 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

6 February 2026 16:02  |

Brent–WTI Bangkit, Tapi Premi Perang Mulai Luntur

Harga minyak bergerak naik pada awal sesi Eropa Jumat (6/2), namun masih berada di jalur penurunan mingguan pertama dalam hampir dua bulan. Pelaku pasar memilih “nahan napas” menjelang pembicaraan AS–Iran di Oman yang dinilai bisa menentukan apakah premi risiko geopolitik makin luntur—atau justru balik nempel lagi.

Pada sesi Eropa, Brent bertahan di sekitar $68,33/barel, sementara WTI berada di kisaran $64,09/barel. Kenaikan harian ini terjadi setelah penurunan tajam sehari sebelumnya, tetapi belum cukup untuk menyelamatkan performa mingguan: Brent masih mengarah ke penurunan sekitar 3,3% pekan ini, sedangkan WTI turun sekitar 1,8%.

Penyebab utama tekanan mingguan datang dari meredanya kekhawatiran konflik militer dalam waktu dekat. Konfirmasi jadwal perundingan AS–Iran membuat pasar menilai risiko serangan yang dapat mengganggu infrastruktur minyak berkurang, sehingga sebagian “premi perang” yang sempat terbentuk mulai terpangkas.

Tapi tensi belum benar-benar turun. Analis menilai agenda kedua pihak masih jauh berbeda, membuat hasil negosiasi sulit ditebak dan menjaga pasar tetap rawan headline. Iran ingin fokus pada isu nuklir, sementara AS mendorong pembahasan yang lebih luas—ini yang bikin volatilitas minyak masih tinggi.

ANZ menilai kondisi “beda pendapat” itu berarti premi risiko geopolitik masih akan bertahan. Artinya, selama pembicaraan belum memberi sinyal jelas, harga minyak bisa gampang bergerak liar: kabar positif menekan harga (risk premium turun), sedangkan kabar negatif langsung memicu lonjakan (risk premium balik).

Selain geopolitik, pasar juga mulai balik melirik fundamental pasokan. Reuters menyoroti kekhawatiran oversupply masih membayangi, dan jika tensi Timur Tengah terus mereda, fokus pasar bisa cepat pindah ke isu suplai global yang “cukup” — yang berpotensi menahan reli minyak lebih jauh. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Greenland & Tarif Trump Bikin Market Minyak Waspada

Harga minyak cenderung stabil di sesi Asia pada Senin setelah pekan lalu bergerak liar karena isu risiko pasokan Iran. Fokus ...

19 January 2026 10:48
BIAS23.com NM23 Ai