• Wed, Mar 11, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

29 October 2025 06:57  |

Emas Ngeri Turun, Kok Sekarang Tahan di $3.950?

Harga emas mulai stabil pada Rabu(29/10) setelah tiga hari turun berturut-turut. Logam mulia itu diperdagangkan di sekitar $3.950 per ons, jelang pertemuan penting antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Pasar lagi optimis karena ada harapan terobosan dagang AS–Tiongkok. Bahkan ada kabar AS siap mencabut sebagian tarif kalau Tiongkok mau lebih tegas soal ekspor bahan kimia yang dipakai buat bikin fentanil. Sentimen ini bikin investor lebih berani masuk ke aset berisiko, bukan cuma emas.

Sebelumnya, emas sempat “ngamuk” dan terbang ke rekor di atas $4.380 per ons minggu lalu. Tapi reli yang terlalu panas itu langsung dapet koreksi karena sebagian trader merasa harganya udah ketinggian. Walau sekarang turun jauh dari puncak, emas masih naik kira-kira 50% sepanjang tahun ini. Kenaikan besar ini didorong pembelian bank sentral dan kekhawatiran soal nilai uang kertas yang terus tergerus karena utang dan defisit negara yang makin bengkak. Investor besar dan ritel ikut masuk lewat ETF emas, walaupun Senin kemarin sempat ada arus keluar besar dari SPDR Gold Shares.

Di sisi lain, para pelaku pasar emas lagi debat: ini cuma istirahat sebentar sebelum naik lagi, atau udah mulai lemas? Di konferensi logam mulia London Bullion Market Association (LBMA) di Kyoto minggu ini, mayoritas pelaku pasar masih bullish. Dari survei 106 peserta, banyak yang melihat emas bisa mendekati $5.000 per ons dalam 12 bulan. Analis seperti Chris Weston dari Pepperstone bilang, selama emas bisa bertahan di kisaran $3.900 untuk kontrak berjangka bulan depan, pembeli kemungkinan merasa nyaman buat mulai masuk lagi. Artinya, tekanan jual mungkin sudah hampir habis.

Faktor lain yang ikut main: The Fed. Pelaku pasar lagi menunggu keputusan suku bunga The Fed, dengan spekulasi pemangkasan suku bunga. Biasanya suku bunga lebih rendah itu positif buat emas karena emas nggak kasih bunga. Tapi efeknya nggak sesimpel itu. Yield murah juga bikin saham teknologi makin seksi karena ekspektasi kinerja mereka bakal di atas perkiraan. Jadi uang sebagian lari ke saham, bukan langsung semuanya ke emas. Per Rabu pagi waktu Singapura, harga emas spot sedikit turun 0,1% ke $3.949,10 per ons. Perak cenderung stabil, platinum sedikit melemah, dan paladium juga turun tipis, sementara indeks dolar AS hampir nggak berubah. (az)

Sumber: Newsmaker.id

 

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas Masih Tunggu Hasil FOMC

Harga emas (XAU/USD) bergerak stabil pada hari Rabu, diperdagangkan mendekati $3.330 per troy ounce di sesi Eropa, setelah se...

30 July 2025 21:21
BIAS23.com NM23 Ai