Emas Menepi Sejenak
Harga emas kembali melemah di bawah $4.000/oz, sementara perak juga terkoreksi setelah reli tajam yang membawa keduanya ke level tertinggi multi-dekade. Pada Jumat siang waktu Singapura, emas spot bergerak di sekitar $3.955/oz setelah turun 1,6% sehari sebelumnya, sedangkan perak merosot tipis setelah sempat menyentuh $51,235/oz—tertinggi sejak 1980.
Teknikal menunjukkan kondisi jenuh beli hampir satu bulan terakhir, sehingga sebagian pelaku pasar memilih ambil untung setelah reli empat hari berturut-turut yang mendorong emas menembus rekor $4.059/oz. Penelitian pasar juga menyebut momentum kuat yang sempat membawa harga ke rekor memanjang memudar karena trader mengurangi eksposur dari posisi yang sudah “kepanjangan.”
Meski terkoreksi, minat pada logam mulia masih ditopang kekhawatiran pasar saham yang memanas, tekanan fiskal AS, dan termasuk soal independensi The Fed—bagian dari narasi “debasement trade” yang mendorong alokasi ke emas, perak, dan kripto. Emas juga sempat turun berbarengan dengan pelemahan saham AS, karena sebagian investor melikuidasi aset untuk menutup kerugian di tempat lain. Kendati demikian, emas masih di jalur kenaikan mingguan ke-8.
Di sisi makro, indeks dolar sedikit melemah setelah menembus puncak 10 pekan, membantu menahan tekanan jual. Perak biasanya bergerak searah emas dan sensitif terhadap dolar serta suku bunga AS, namun ia juga memenuhi permintaan industri (panel surya & turbin angin) yang kini membantu lebih dari setengah konsumsi global. Defisit pasokan perak diperkirakan berlanjut hingga tahun kelima pada 2025, menjaga harga dasar tetap kuat meskipun volatilitas tinggi.(asd)
Sumber: Newsmaker.id