Emas Catat Rekor Diatas $4.050
Emas melampaui $4.050 per ons pada Rabu (8/10), yang kembali memperpanjang rekornya seiring ketidakpastian ekonomi dan sikap dovish Federal Reserve yang terus mengarahkan pasar menjauh dari dolar menuju logam mulia.
Kebuntuan di Kongres AS mempertahankan penutupan pemerintah hingga pekan kedua, mendorong Presiden Trump mengancam PHK besar-besaran bagi pekerja publik.
Shutdown tersebut juga menghambat rilis data ekonomi kunci, sehingga memperbesar dampak data pasar tenaga kerja yang pesimistis dari sumber swasta, termasuk kontraksi beruntun pada ADP payrolls dan indeks pekerjaan yang bersifat kontraktif dalam survei ISM PMI.
Akibatnya, risalah pertemuan FOMC terbaru menunjukkan para pembuat kebijakan bersedia melanjutkan pemangkasan suku bunga tahun ini karena rapuhnya pasar tenaga kerja.
Selain itu, komoditas logam mulia juga didukung kekhawatiran inflasi yang bertahan, sebagaimana disuarakan FOMC, yang berisiko mendorong peralihan lebih tajam dari aset berdenominasi dolar.(yds)
Sumber: Tradingeconomics.com