Ketidakpastian Kebijakan Trump Tekan Harga Emas
Emas masih tertekan setelah Presiden Donald Trump mengatakan impor emas batangan tidak akan dikenakan tarif AS, meskipun para pedagang masih menunggu klarifikasi resmi atas kebijakan tersebut menyusul keputusan federal minggu lalu yang menimbulkan kekacauan dan kebingungan di pasar.
Harga emas batangan spot bertahan di dekat $3.350 per ons saat pasar dibuka di Asia hari Selasa (12/8), menyusul penurunan 1,6% pada hari Senin setelah Trump mengunggah postingan "Emas tidak akan dikenakan tarif!" di media sosial. Harga berjangka logam mulia di New York juga merugi sekitar 2,5%.
Pabean dan Perlindungan Perbatasan AS mengejutkan para pedagang minggu lalu dengan memutuskan bahwa impor akan dikenakan bea masuk. Kejutan tersebut menyebabkan harga berjangka di Comex New York melonjak lebih dari $100 di atas harga spot acuan di London pada hari Jumat; selisihnya sejak itu menyempit menjadi sekitar $50.
Keputusan Washington mengenai tarif emas memiliki implikasi luas bagi aliran emas batangan di seluruh dunia, dan berpotensi untuk kelancaran fungsi kontrak berjangka AS. Pemerintah telah membebaskan logam mulia dari bea pada bulan April, dan sampai ada kejelasan jangka panjang, kata para pedagang, pasar logam mulia akan tetap gelisah.
Emas telah naik lebih dari seperempat tahun ini, dengan sebagian besar kenaikan tersebut terjadi dalam empat bulan pertama. Hal ini didukung oleh ketegangan geopolitik dan perdagangan yang telah memacu permintaan safe haven, bersama dengan pembelian bank sentral yang kuat.
Di tempat lain, dolar menguat pada hari Senin menjelang laporan inflasi utama AS yang akan dirilis Selasa malam yang dapat memberikan petunjuk tentang jalur kebijakan moneter Federal Reserve. Suku bunga yang lebih tinggi negatif untuk emas tanpa bunga, sementara greenback yang lebih kuat cenderung membuat komoditas berdenominasi dolar lebih mahal bagi sebagian besar pembeli.
Investor juga mempertimbangkan langkah Trump pada hari Senin untuk memperpanjang gencatan senjata tarif pada barang-barang Tiongkok selama 90 hari lagi hingga awal November. Langkah ini diharapkan meredakan kekhawatiran akan perang dagang yang kembali terjadi, sehingga mengurangi permintaan aset safe haven.
Emas spot naik 0,2% menjadi $3.348,54 per ons pada pukul 07.36 pagi waktu Singapura. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1%, setelah mencatat kenaikan 0,3% pada hari Senin. Perak dan paladium sedikit menguat, sementara platinum stabil. (Arl)
Sumber: Bloomberg