Kebimbangan Tarif Bantu Dorong Permintaan Aset Haven, Harga Emas Naik Menuju Rekor Tertinggi
Harga emas naik mendekati rekor tertinggi karena ancaman tarif Presiden Donald Trump dan penundaan berikutnya meningkatkan ketidakpastian dan mendukung permintaan aset berharga.
Harga emas batangan mencapai puncak tertinggi sepanjang masa di atas $2.830 per ons pada hari Senin sebelum memangkas kenaikan hingga ditutup naik 0,6% setelah Trump mengatakan akan menghentikan pungutan sebesar 25% terhadap Kanada dan Meksiko selama sebulan. Perubahan mendadak tersebut menyebabkan nilai tukar dolar turun dari level tertinggi dalam lebih dari dua tahun, membuat logam mulia tersebut lebih murah bagi sebagian besar pembeli.
Masih banyak kegelisahan di pasar tentang apa yang akan terjadi, meningkatkan daya tarik emas sebagai penyimpan nilai dalam lingkungan yang sulit diprediksi. Washington akan mengenakan tarif 10% terhadap impor Tiongkok mulai hari Selasa di AS, meskipun Trump mengatakan akan berbicara dengan Beijing mengenai bea yang diusulkan. Di antara pertanyaan terbesar adalah seberapa tangguh ekonomi AS menghadapi perang dagang — jika itu terwujud — serta efek berantai bagi kebijakan moneter jika tarif memicu kembali inflasi. Federal Reserve menghentikan pemotongan suku bunga bulan lalu, mengadopsi pendekatan "wait and see" sehubungan dengan kebijakan pemerintahan baru.
Harga emas spot naik 0,3% menjadi $2.822,44 per ons pada pukul 11:26 pagi di Singapura. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,2% setelah naik 1,1% selama enam sesi sebelumnya. Perak stabil, sementara platinum dan paladium menguat.
Ketakutan perang dagang telah mengguncang pasar logam mulia bahkan sebelum kekacauan selama beberapa hari terakhir. Harga emas dan perak AS telah melonjak di atas acuan internasional dalam beberapa minggu terakhir, menyebabkan para pedagang dan dealer bergegas membawa logam dalam jumlah besar ke AS sebelum tarif apa pun diberlakukan. Kekacauan ini juga menyebabkan kenaikan harga sewa emas dan perak — keuntungan yang bisa diperoleh pemegang emas batangan di brankas London dengan meminjamkan logam dalam jangka pendek.(mrv)
Sumber : Bloomberg