Emas Menguat Terkait Risiko Kebijakan Trump
Harga emas naik tipis pada Rabu (8/1) karena risiko yang datang dari rencana tarif yang diusulkan oleh Presiden terpilih Donald Trump, dengan investor menanti data ekonomi AS untuk panduan mengenai sikap suku bunga Federal Reserve AS pada tahun 2025.
Harga emas spot naik 0,2% menjadi $2.653,35 per ons, pada pukul 09.28 GMT. Harga emas berjangka AS naik 0,1% menjadi $2.667,20.
Sementara Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank mengatakan, “ risiko perang dagang Trump, inflasi yang tinggi, serta kekhawatiran mengenai stabilitas fiskal seiring dengan kenaikan imbal hasil Treasury AS akan menjadi tema saat ini dan waktu kedepan yang berpotensi berisiko menguat, yang akan mendukung emas.
Trump akan dilantik sebagai presiden Amerika Serikat pada tanggal 20 Januari. Tarif yang diusulkan dan kebijakan perdagangan proteksionisnya diperkirakan akan menimbulkan inflasi dan dapat memicu perang dagang, sehingga menambah daya tarik emas sebagai aset safe haven.
Emas juga digunakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi, meskipun suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik untuk menyimpan emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
Saat ini pasar menanti data ketenagakerjaan ADP dan risalah rapat Fed bulan Desember, yang keduanya akan dirilis hari ini, bersama dengan laporan penggajian nonpertanian AS yang akan dirilis pada hari Jumat, yang dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang arah kebijakan Fed.
Data pada hari Selasa menunjukkan lowongan pekerjaan AS meningkat pada bulan November, sementara perekrutan melemah, yang menyiratkan pasar tenaga kerja yang lebih lambat yang mungkin tidak membutuhkan Fed untuk terburu-buru memangkas suku bunga.
"Setiap pelemahan dalam data makro AS minggu ini dapat membuka peluang untuk keuntungan jika investor menjadi lebih optimis tentang penyampaian pemotongan suku bunga dari Fed pada tahun 2025," kata analis di KCM Trade dalam sebuah catatan.
Setelah tiga kali pemangkasan suku bunga pada tahun 2024, The Fed pada bulan Desember memperkirakan hanya dua kali pemangkasan suku bunga pada tahun 2025. Saat ini, pasar mengantisipasi pelonggaran sebesar 38 basis poin tahun ini.
Harga perak spot naik 0,4% menjadi $30,14 per ons, platinum naik 0,1% menjadi $951,40 dan paladium stabil di $924,25.(yds)
Sumber: Reuters