Emas Pangkas Kenaikan Seiring Penguatan Dolar Pasca Data Pekerjaan AS
Harga emas memangkas kenaikan sebelumnya pada hari Selasa (7/1), tertekan oleh menguatnya dolar dan imbal hasil Treasury setelah meningkatnya lowongan pekerjaan AS mengisyaratkan berkurangnya peluang pemangkasan suku bunga besar-besaran oleh Federal Reserve.
Harga emas spot naik 0,5% pada $2.648,76 per ons, pada pukul 02:07 p.m. ET (1907 GMT), setelah naik sebanyak 1% di awal sesi. Harga emas berjangka AS ditutup 0,7% lebih tinggi pada $2.665,40.
"Lowongan pekerjaan yang lebih kuat dari yang diharapkan bersama dengan ISM jasa yang kuat semuanya menunjukkan bahwa ekonomi kuat, tetapi ada ancaman inflasi yang masih ada yang akan membuat Fed menahan diri mungkin hingga Maret," kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals.
Indeks dolar (.DXY), dibuka pada tab baru, naik 0,3% menyusul data yang menunjukkan pasar kerja yang stabil dan sektor jasa yang tetap kuat, yang menunjukkan bahwa Fed kemungkinan akan memperlambat laju siklus pemotongan suku bunganya.
Data menunjukkan bahwa lowongan kerja AS meningkat secara tak terduga pada bulan November, meskipun perekrutan melambat. Lowongan kerja naik 259.000 menjadi 8,098 juta pada hari terakhir bulan November.
Ketidakpastian seputar kebijakan tarif menjelang pelantikan Trump pada tanggal 20 Januari telah memicu kekhawatiran tentang langkah-langkah kebijakan AS di masa mendatang.(mrv)
Sumber : Reuters