• Thu, Jul 2, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

2 July 2026 11:40  |

Emas Menguat, NFP Jadi Penentu Arah!

Harga emas bergerak dengan bias positif berada dikisaran US $4.070 oz pada perdagangan Kamis (02/7) dan melanjutkan penguatan selama dua hari berturut-turut. Kenaikan ini terjadi karena dolar AS melemah tipis setelah sejumlah data ekonomi Amerika Serikat keluar lebih lemah dari perkiraan.

Emas mendapat dorongan dari data ketenagakerjaan swasta AS versi ADP yang hanya naik 98.000 pada Juni. Angka ini lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 122.000 dan juga di bawah perkiraan pasar sebesar 113.000. Data tersebut memberi sinyal bahwa pasar tenaga kerja AS mulai menunjukkan tanda perlambatan.

Selain itu, data manufaktur AS juga ikut melemah. PMI Manufaktur ISM turun dari 54 menjadi 53,3 pada Juni. Indeks harga yang dibayar juga turun tajam dari 82,1 ke 73, menandakan tekanan biaya mulai mereda. Penurunan harga minyak mentah turut membantu meredam kekhawatiran inflasi jangka pendek, sehingga dolar AS kehilangan sebagian tenaga.

Namun, kenaikan emas masih tertahan oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve tetap berpeluang menaikkan suku bunga. Berdasarkan FedWatch Tool CME, pasar masih memperkirakan peluang sekitar 64% untuk kenaikan suku bunga pada September dan hampir 85% sebelum akhir tahun. Ekspektasi ini membuat investor belum sepenuhnya berani mendorong emas lebih tinggi.

Komentar Ketua The Fed Kevin Warsh juga memperkuat sikap hawkish bank sentral AS. Ia menegaskan komitmen The Fed untuk membawa inflasi kembali ke target 2%, meskipun ada tekanan politik agar suku bunga dipangkas. Sikap ini membuat dolar AS tetap memiliki penopang dan membatasi ruang kenaikan emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Fokus utama pasar kini tertuju pada rilis data Nonfarm Payrolls AS pada sesi Amerika Utara. Jika data NFP keluar lemah, emas berpeluang melanjutkan kenaikan karena ekspektasi kenaikan suku bunga bisa mereda. Namun, jika data tenaga kerja kuat, dolar AS berpotensi kembali menguat dan menekan emas. Karena itu, NFP malam ini menjadi penentu arah jangka pendek harga emas.(asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai