• Thu, Jul 2, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

2 July 2026 03:52  |

Emas Menguat Pasca Komentar Warsh Redakan Tekanan The Fed

Harga emas menguat pada perdagangan Rabu (1/7) setelah pelaku pasar menimbang komentar Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dalam forum tahunan bank sentral di Sintra, Portugal. Logam mulia mendapat dorongan setelah dolar AS dan yield obligasi memangkas penguatannya.

Emas sempat naik hingga 2,7% setelah Warsh kembali menegaskan bahwa The Fed tidak akan memberikan forward guidance terkait arah suku bunga berikutnya. Ia menyebut pendekatan tersebut sebagai perubahan penting dalam cara komunikasi bank sentral. Warsh juga mengatakan risiko harga telah menurun dalam beberapa pekan terakhir, meskipun tetap menegaskan komitmen membawa inflasi kembali ke target 2%.

Pernyataan tersebut membantu meredakan kekhawatiran pasar bahwa Warsh akan tampil lebih hawkish. Sebelumnya, investor mencemaskan kemungkinan The Fed kembali memberi sinyal kenaikan suku bunga yang lebih agresif untuk menekan inflasi yang masih tinggi.

Spot gold diperdagangkan naik sekitar 0,7% ke area US$4.038,26 per troy ounce pada sesi New York, sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus berada di sekitar US$4.082.

Emas sebelumnya sempat tertekan setelah mencetak rekor pada Januari. Tekanan muncul karena pasar meningkatkan taruhan bahwa The Fed masih dapat menaikkan suku bunga tahun ini, meskipun harga energi mulai turun setelah kesepakatan sementara Amerika Serikat dan Iran. Suku bunga tinggi menjadi beban bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.

Data ekonomi Amerika Serikat juga masih menunjukkan ekonomi cukup kuat. Aktivitas manufaktur tetap berekspansi untuk bulan keenam berturut-turut, sementara tekanan biaya input yang sempat naik akibat perang mulai mereda. Namun, data ADP menunjukkan penciptaan lapangan kerja swasta hanya bertambah 98.000 pada Juni, lebih rendah dari ekspektasi pasar.

Perhatian investor kini tertuju pada laporan Nonfarm Payrolls yang akan dirilis Kamis. Data tersebut diperkirakan menunjukkan ekonomi AS menambah sekitar 115.000 pekerjaan pada Juni. Jika data tenaga kerja kembali kuat, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dapat kembali meningkat dan membatasi kenaikan emas.

Di pasar logam lainnya, perak naik sekitar 2%, sementara platinum dan palladium juga menguat. Indeks Bloomberg Dollar Spot masih naik tipis, tetapi pelemahan yield membantu menjaga minat beli terhadap logam mulia.

Secara keseluruhan, kenaikan emas saat ini didorong oleh kombinasi komentar Warsh yang tidak terlalu agresif, data tenaga kerja swasta yang lebih lemah, dan koreksi pada yield. Namun, untuk mengonfirmasi pemulihan yang lebih kuat, emas masih perlu bertahan di atas US$4.000 dan menembus area US$4.100 secara konsisten.(arl)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai