Harga Minyak Ditutup Turun, Pasar Tunggu Pembicaraan AS-Iran di Akhir Pekan
Kontrak berjangka minyak mentah ditutup melemah dalam perdagangan yang berhati-hati, seiring pelaku pasar menanti rencana pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran pada akhir pekan. Pembicaraan tersebut dinilai krusial untuk keberlangsungan gencatan senjata dan peluang pembukaan kembali Selat Hormuz.
“Pasar sangat berhati-hati karena ketidakpastian masih besar,” kata Andrejka Bernatova, CEO perusahaan SPAC sektor energi Dynamix Corporation III. Ia menyebut investor cenderung menahan diri karena volatilitas yang berubah dari hari ke hari membuat arah pasar sulit diprediksi. Menurutnya, pertanyaan terbesar bagi pasar adalah apakah Selat Hormuz benar-benar dibuka kembali. “Ini bukan sekadar soal harga, tetapi pasokan minyak di seluruh dunia,” ujarnya.
West Texas Intermediate (WTI) ditutup turun 1,3% ke US$96,57 per barel, dan tercatat turun sekitar 13% dalam sepekan, dipengaruhi penurunan tajam 16% pada Rabu setelah kabar gencatan senjata. Brent turun 0,8% ke US$95,20 per barel, juga membukukan penurunan mingguan sekitar 13%.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id