• Sat, Apr 11, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

11 April 2026 03:16  |

Emas Berfluktuasi saat Pasar Menimbang Arah Gencatan Senjata Jelang Pembicaraan AS-Iran

Harga emas bergerak naik-turun karena pelaku pasar masih mengkaji arah gencatan senjata yang masih rapuh, menjelang dimulainya pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran pada akhir pekan ini. Emas batangan bergerak di sekitar US$4.755 per ounce setelah New York Post melaporkan Presiden AS Donald Trump menyiapkan opsi militer jika perundingan damai di Pakistan akhir pekan ini gagal. Emas berada di jalur kenaikan mingguan ketiga berturut-turut, dengan potensi naik sekitar 1,6% untuk periode ini.

Trump memperingatkan Iran agar “lebih baik berhenti” dari upaya mengenakan biaya pada kapal yang melintas di Selat Hormuz, setelah Iran setuju membuka jalur penting tersebut sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata awal pekan ini. Negosiasi untuk kesepakatan damai jangka panjang dijadwalkan dimulai Sabtu di Islamabad, sementara kendali atas jalur pelayaran itu masih menjadi leverage terkuat Iran.

Dari sisi ekonomi, data AS terbaru pada Jumat menunjukkan harga konsumen naik paling tinggi sejak 2022, tetapi inflasi inti—yang dipantau ketat oleh Federal Reserve—relatif lebih terkendali. Imbal hasil obligasi naik tipis sementara dolar nyaris tak berubah, namun pelaku pasar tetap memasang spekulasi pemangkasan suku bunga tahun ini. Suku bunga yang lebih rendah biasanya mendukung emas karena tidak memberikan imbal hasil bunga.

Emas juga ditopang indikasi bahwa sebagian pembeli emas terbesar dunia masih menambah cadangan. Bank sentral Polandia mempertahankan target untuk menaikkan cadangan ke 700 ton, menurut pernyataan gubernurnya. China juga memanfaatkan harga yang lebih rendah untuk menambah sekitar 5 ton pada Maret, menjadi pembelian bulanan terbesar dalam lebih dari setahun. ANZ Bank menilai koreksi harga belakangan ini dapat mendorong akumulasi lebih lanjut, dengan pembelian bank sentral global tahun ini diperkirakan sekitar 850 ton.

Pada 16:04 waktu New York, emas spot turun 0,3% menjadi US$4.753,78 per ounce. Perak naik 1,2% ke US$76,24 per ounce. Platinum dan paladium melemah. Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,1%.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai