• Mon, Feb 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

14 February 2026 03:47  |

Emas Rebut Level $5K Pasca CPI AS, Spekulasi Cut Rate Naik Lagi

Harga emas berbalik arah pada Jumat (13/2)dan kembali menembus area psikologis $5.000/oz, setelah sempat terpukul tajam pada sesi sebelumnya. Pemantulannya datang usai laporan inflasi AS menunjukkan tekanan harga lebih ringan dari perkiraan, sehingga pasar kembali membuka ruang spekulasi bahwa Federal Reserve bisa mulai melonggarkan suku bunga lebih cepat dari skenario “tahan lama” yang belakangan dominan.

Data Consumer Price Index (CPI) Januari mencatat inflasi tahunan 2,4% YoY, lebih rendah dari estimasi 2,5% dan turun dari 2,7% di Desember. Secara bulanan, CPI naik 0,2% MoM (lebih rendah dari konsensus 0,3%). Namun, core CPI masih “lengket” di 2,5% YoY dan 0,3% MoM, artinya inflasi memang melandai tapi belum sepenuhnya “beres” untuk bikin The Fed buru-buru agresif menurunkan suku bunga.

Reaksi pasar juga sempat berliku: emas awalnya mendekat ke $5.000 lalu mundur, sebelum akhirnya buyers muncul dan menyerap jualan di area sekitar $4.950—menciptakan efek “dip-buying” yang mengangkat kembali harga menuju puncak hariannya. Pola ini mempertegas bahwa setelah volatilitas tinggi beberapa hari terakhir, emas sedang masuk fase konsolidasi yang sensitif data: sedikit kejutan makro bisa langsung mengubah posisi pasar.

Meski CPI memberi angin segar, latar belakang data AS minggu ini masih cukup solid. Laporan ketenagakerjaan terbaru menunjukkan penambahan sekitar 130 ribu pekerjaan pada Januari dan tingkat pengangguran turun ke 4,3%, yang membuat tekanan ke The Fed untuk cepat memangkas suku bunga tidak sebesar saat ekonomi terlihat melemah. Dengan kombinasi “inflasi turun tapi tenaga kerja masih tahan banting”, The Fed cenderung menunggu konfirmasi lanjutan bahwa proses disinflasi benar-benar berlanjut.

Pertanyaan kuncinya: apakah The Fed akan cut rate? Setelah inflasi sempat berada di sekitar 3% pada periode puncaknya, tiga angka terbaru membentuk tren melandai (2,7% pada akhir 2025 lalu turun ke 2,4% di Januari). Itu membuat “panggung” pemangkasan mulai terbuka, tetapi nada mayoritas pejabat Fed belakangan masih condong hati-hati: mereka ingin bukti tambahan agar tidak salah langkah dan memicu inflasi balik naik.

Di pasar keuangan, probabilitas pemangkasan suku bunga mulai naik untuk Juni. Mengacu pada data Prime Market Terminal yang dikutip FXStreet, peluang cut 25 bps pada Juni berada di sekitar 55%. Dari sisi dolar, greenback juga masih melemah secara mingguan: DXY berada di kisaran 96,84 dan disebut menuju penurunan mingguan sekitar 0,85%, sehingga menjadi faktor yang ikut membantu emas tetap kuat setelah rilis CPI.

Fokus beralih: Minutes FOMC, pidato pejabat Fed, sampai PCE

Minggu depan, pasar beralih ke rangkaian katalis: FOMC Minutes, pidato pejabat Fed, data Durable Goods, rilis data perumahan, lalu menjelang akhir minggu ada Initial Jobless Claims, estimasi kedua GDP Q4 2025, dan yang paling krusial untuk Fed: Core PCE (indikator inflasi favorit The Fed).

Dengan volatilitas yang belum sepenuhnya reda, emas berpotensi tetap sensitif—bukan cuma pada data, tapi juga pada perubahan cepat sentimen risk-on/risk-off.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
GOLD

Pasar Ketakutan, Emas Naik Tanpa Rem

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua ha...

21 January 2026 07:24
BIAS23.com NM23 Ai