Emas dan Perak Pecahkan Rekor Lagi! Dolar Melemah di Tengah Ketegangan Global
Harga emas dan perak melonjak ke level tertinggi sepanjang masa pada hari Jumat (26/12), didorong oleh lonjakan permintaan untuk aset safe-haven. Ketegangan geopolitik yang meningkat, terutama di Venezuela dan Nigeria, serta pelemahan dolar AS, memperpanjang reli logam mulia yang sudah kuat menjelang akhir tahun. Emas spot naik 1,1%, mencapai $4.527 per ons, sedikit di bawah puncak rekor $4.533 yang tercatat sebelumnya pada hari ini. Sementara itu, perak mencatatkan lonjakan lebih dari 4,2%, mencapai $75,64 per ons.
Investasi yang mengalir deras ke logam mulia ini dipicu oleh kekhawatiran akan ketidakpastian global dan gangguan pasokan yang terjadi akibat kebijakan AS terhadap ekspor minyak Venezuela. Selain itu, serangan militer AS terhadap kelompok militan di Nigeria juga meningkatkan ketegangan pasar, mendukung lebih lanjut kenaikan harga emas dan perak. Perak juga didorong oleh permintaan dari sektor industri, terutama untuk elektronik dan energi bersih.
Melemahnya dolar AS menambah kekuatan harga logam mulia, karena ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve pada tahun 2026 semakin meningkat. Dolar yang lebih lemah menjadikan komoditas berdenominasi dolar lebih murah bagi investor luar negeri, memperkuat permintaan terhadap emas dan perak. Analis memperkirakan tren positif ini akan terus berlanjut hingga tahun baru, dengan potensi harga yang lebih tinggi seiring dengan fluktuasi pasar yang terjadi selama liburan. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id