• Thu, Mar 5, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

23 December 2025 17:15  |

Lonjakan Harga Emas Berlanjut, Ketegangan AS-Venezuela Menjadi Fokus

Harga emas mencapai rekor tertinggi pada perdagangan awal Asia pada hari Selasa, memperpanjang kenaikan baru-baru ini karena permintaan aset aman didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Venezuela.

Volume perdagangan yang tipis, karena liburan akhir tahun, memperbesar pergerakan harga emas dan logam mulia lainnya. Harga emas dan perak mencapai rekor tertinggi pada hari Senin, sementara platinum dan paladium mencapai puncak multi-tahun.

Harga emas spot terakhir diperdagangkan 0,8% lebih tinggi pada $4.481,02 per ons pada pukul 04:40 ET (09:40 GMT), setelah menyentuh rekor tertinggi $4.497,82/oz sebelumnya pada hari itu.

Kontrak berjangka emas untuk Februari melonjak 1% menjadi $4.514,00/oz.

Ketegangan AS-Venezuela mendorong permintaan aset aman

Permintaan aset aman berupa emas dan logam mulia lainnya meningkat akibat meningkatnya ketegangan antara AS dan Venezuela, setelah angkatan laut AS terlihat berupaya menyita kapal tanker minyak ketiga yang terkait dengan negara Amerika Selatan tersebut.

Trump terus melancarkan retorika menentang Caracas dan Presiden Nicolas Maduro, memperingatkan potensi serangan angkatan laut. Trump juga mengatakan AS akan menyimpan minyak dari kapal tanker Tiongkok yang disita di lepas pantai Venezuela.

Di tempat lain, latihan rudal Iran juga meningkatkan ketegangan di Timur Tengah, terutama setelah laporan mengatakan Israel berencana untuk memberi pengarahan kepada Washington tentang potensi serangan lebih lanjut terhadap Teheran.

Target pelonggaran kebijakan Fed mendukung harga emas batangan

Latar belakang inflasi AS yang lebih rendah semakin mendukung reli tersebut. Indeks harga konsumen AS pekan lalu berada di bawah ekspektasi, memperkuat taruhan pasar bahwa Federal Reserve akan memberikan beberapa pemotongan suku bunga pada tahun 2026 untuk mendukung perekonomian.

Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah cenderung mengurangi biaya peluang untuk memegang logam mulia yang tidak menghasilkan imbal hasil, membuat emas lebih menarik dibandingkan aset yang menghasilkan bunga.

Dolar AS yang lebih lemah dan imbal hasil obligasi pemerintah yang rendah juga berkontribusi pada kekuatan logam mulia. Dalam perdagangan akhir tahun yang tipis ini, faktor-faktor ini memperkuat pergerakan harga, dengan emas naik karena investor menyeimbangkan kembali portofolio ke posisi defensif menjelang liburan.

Pasar logam optimis, perak mencapai puncak baru

Perak dan logam mulia lainnya merefleksikan kenaikan emas, mencapai titik tertinggi baru.

Perak spot naik lebih dari 0,6% menjadi sekitar $69,49/oz, sementara platinum naik 2,2% menjadi $2.176,78/oz, tetap berada di puncak lebih dari 17 tahun.

Palladium melonjak 3,5% menjadi $1.834,57/oz.

Kontrak berjangka tembaga acuan di London Metal Exchange naik 0,4% menjadi 11.925 dolar per ton, sementara kontrak berjangka tembaga AS naik 0,7% pada hari itu menjadi 5,55 dolar.(mrv)

Sumber : Investing.com

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas Masih Tunggu Hasil FOMC

Harga emas (XAU/USD) bergerak stabil pada hari Rabu, diperdagangkan mendekati $3.330 per troy ounce di sesi Eropa, setelah se...

30 July 2025 21:21
BIAS23.com NM23 Ai