Emas Pangkas Koreksi
Harga emas diperdagangkan di dekat $2.230 per ons pada hari Kamis (11/12), naik tipis setelah sebelumnya sempat terkoreksi dari level tertinggi sejak Oktober, seiring pasar mencerna keputusan Federal Reserve dan langkah teknis mereka terkait likuiditas.
The Fed melakukan pemangkasan suku bunga 25 basis poin sesuai ekspektasi. Komentar Powell dibaca pasar sebagai agak dovish, sehingga pelaku pasar menaikkan peluang pemangkasan lanjutan. Namun, pernyataan kebijakan dan proyeksi suku bunga (dot plot) tetap menegaskan bahwa kecepatan pemangkasan akan sangat bergantung pada data ekonomi yang masuk.
Di saat yang sama, The Fed mengumumkan akan mulai membeli sekitar $40 miliar Treasury bills berjangka pendek untuk meredakan tekanan di pasar uang. Langkah ini diperkirakan bisa menahan kenaikan imbal hasil jangka pendek dan mendukung aset seperti logam mulia. Dolar AS melemah ke kisaran 98-an, dan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun turun ke area awal 4%, sehingga mengurangi opportunity cost memegang emas dan membantu pemantulan harga.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik dan aksi beli emas oleh bank sentral — khususnya tambahan pembelian cadangan emas oleh China — memberi dukungan struktural bagi harga emas dalam jangka lebih panjang.(yds)
Sumber: Tradingeconomics.com