• Fri, Mar 6, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

10 December 2025 16:19  |

Emas Masih Lesu, Perak Ngebut di Atas $60

Harga emas bergerak datar cenderung melemah tipis pada Rabu (10/12) jelang keputusan pemangkasan suku bunga The Fed.

Spot emas turun sekitar 0,2% ke $4.199,92 per troy ounce, sementara gold futures AS pengiriman Februari juga turun 0,2% ke sekitar $4.228,10 per troy ounce. Investor memilih menunggu hasil rapat FOMC dan, yang lebih penting, komentar Jerome Powell soal arah kebijakan ke depan.

Sebaliknya, perak masih gaspol. Spot perak naik sekitar 1,2% ke $61,37 per ounce setelah sempat menyentuh rekor tertinggi baru di $61,61.

Analis Julius Baer, Carsten Menke, menjelaskan bahwa tembusnya level $60 makin menarik minat spekulan jangka pendek dan trend followers, sekaligus mencerminkan narasi bahwa pasar perak fisik memang sedang ketat. Sepanjang tahun ini, perak sudah melesat sekitar 113%, didorong lonjakan permintaan industri, turunnya stok, dan status baru perak sebagai “critical mineral” di AS.

Rapat FOMC dua hari akan berakhir hari ini, dengan keputusan suku bunga dijadwalkan keluar pukul 19.00 GMT, diikuti konferensi pers Powell pukul 19.30 GMT. Pasar saat ini memberi probabilitas sekitar 88% untuk pemangkasan 25 basis poin.

Di saat yang sama, penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett—yang jadi kandidat kuat pengganti Powell—bilang masih ada “banyak ruang” untuk pemangkasan suku bunga lebih lanjut, meski inflasi yang kembali naik bisa mengubah perhitungan itu.

Menke juga menyoroti bahwa dalam beberapa pekan terakhir, minat investor terhadap emas—diukur dari kepemilikan produk emas fisik berbasis ETF—tidak sekuat minat terhadap perak. Ini menjadi salah satu faktor yang menahan laju kenaikan emas.

Kepemilikan di SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di New York, turun 0,1% pada Selasa, sementara iShares Silver Trust justru naik 0,53%. Di tengah itu semua, RBC Capital Markets malah menaikkan proyeksi harga emas jangka panjang, dengan rata-rata $4.600 per ounce pada 2026 dan $5.100 pada 2027, didorong risiko geopolitik, kebijakan moneter yang lebih longgar, dan defisit anggaran yang terus tinggi.

Di logam mulia lain, platinum turun 1,2% ke $1.670,70 per ounce dan palladium melemah 0,3% ke $1.501,71.(yds)

Sumber: Reuters.com

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
GOLD

Emas Masih Tunggu Hasil FOMC

Harga emas (XAU/USD) bergerak stabil pada hari Rabu, diperdagangkan mendekati $3.330 per troy ounce di sesi Eropa, setelah se...

30 July 2025 21:21
BIAS23.com NM23 Ai