Emas Menggantung, FOMC Siap Bikin Gebrakan?
Emas (XAU/USD) masih sulit melanjutkan kenaikan setelah sempat rebound dari area sekitar $4.170, yang merupakan level terendah dalam sepekan. Harga kini bergerak dalam kisaran sempit dekat puncak mingguan yang tercapai di sesi Asia hari Rabu. Pelaku pasar terlihat ragu untuk memasang posisi besar karena menunggu hasil rapat kebijakan The Fed (FOMC) dua hari ke depan, yang bisa jadi penentu arah emas selanjutnya.
Fokus utama pasar tertuju pada proyeksi ekonomi terbaru dan pidato Ketua The Fed Jerome Powell, yang akan dibedah untuk mencari sinyal seberapa jauh dan secepat apa jalur penurunan suku bunga ke depan. Keputusan dan nada bicara The Fed ini akan sangat mempengaruhi pergerakan Dolar AS, yang pada akhirnya juga menjadi pemicu arah baru bagi emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Sementara menunggu, ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan membuat Dolar AS cenderung melemah dan bertahan dekat level terendah sejak akhir Oktober. Ditambah lagi, sentimen hati-hati pasar dan ketegangan geopolitik yang terus berlanjut akibat perang Rusia-Ukraina menjaga minat terhadap emas sebagai safe haven. Namun, karena pergerakan harga emas sejak awal bulan cenderung terbatas, pelaku pasar dinilai lebih bijak menunggu terjadinya breakout kuat ke atas atau ke bawah sebelum memastikan arah tren jangka pendek XAU/USD. (az)
Sumber: Newsmaker.id