Emas Menunggu Aba-aba dari Sini!
Harga emas menguat ke $4.077 pada awal sesi Asia Senin (24/11) didukung meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan. Komentar dovish dari Presiden Fed New York John Williams menjadi pemicu utama sentimen positif ini.
Williams menegaskan bahwa The Fed masih bisa memangkas suku bunga dalam waktu dekat tanpa mengganggu target inflasi. Pasar kini memperkirakan peluang rate cut Desember melonjak ke sekitar 74%, dari hanya 40% pekan lalu. Ekspektasi suku bunga lebih rendah biasanya menguntungkan emas karena menurunkan biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil.
Namun, tidak semua pejabat Fed sejalan. Lorie Logan dan Susan Collins tetap hawkish dan menilai suku bunga sebaiknya dipertahankan lebih lama. Sikap yang saling bertolak belakang ini membuat pasar berhati-hati menjelang rilis data penting AS.
Fokus utama kini tertuju pada data PPI dan penjualan ritel AS yang akan dirilis Selasa. Konsensus memperkirakan PPI naik 0.3% MoM dan penjualan ritel meningkat 0.4%. Data yang lebih panas dari perkiraan bisa meredam ekspektasi pemangkasan suku bunga.
Jika inflasi lebih tinggi, dolar berpotensi menguat dan menekan harga emas. Untuk saat ini, XAU/USD tetap stabil di area positif seiring pasar menunggu petunjuk berikutnya dari data dan komentar pejabat Fed.(Asd)
Sumber : Newsmaker.id