Perak Cetak Rekor, Emas Tahan Kuat, Minyak Ambles
Pekan lalu pasar logam mulia jalan bersamaan, dipimpin perak yang jadi sorotan utama. Di awal pekan (Senin–Selasa), perak sempat goyang di sesi Asia, tapi tetap bertahan dekat level tinggi karena pasar telah optimis The Fed akan memangkas suku bunga. Optimisme itu makin “kunci” setelah arus masuk ETF perak naik besar hampir 590 ton yang memberi sinyal kalau investor percaya reli masih lanjut. Begitu The Fed benar-benar condong ke arah kebijakan yang lebih longgar, perak tembus $60/oz, lalu lanjut cetak rekor baru sampai area $60,92, dan di Jumat bahkan menguat ke sekitar $63,75. Kenaikan perak juga makin “panas” karena dolar AS melemah, sentimen komoditas positif, dan perak mulai dilirik sebagai mineral penting di AS, bikin minat beli bertambah.
Sementara itu, emas lebih “kalem” tapi tetap kuat. Senin emas sempat melemah tipis karena market nahan napas menunggu keputusan The Fed dan komentar Powell. Setelah probabilitas pemangkasan suku bunga makin kuat, emas menguat lagi Selasa. Rabu–Kamis, setelah Fed memangkas suku bunga 25 bps (walau voting-nya terpecah dan sinyal tahun depan masih belum jelas), emas ikut terdorong karena suku bunga lebih rendah bikin aset tanpa imbal hasil seperti emas jadi lebih menarik, apalagi ditambah dorongan safe haven dari ketidakpastian geopolitik. Jumat, emas sedikit koreksi karena aksi ambil untung, tapi fondasinya masih ditopang dolar yang cenderung lemah, data AS yang nggak solid, dan arah Fed yang masih bikin pasar “deg-degan”.
Berbeda dengan logam mulia, minyak minggu ini cenderung bearish. Senin harga jatuh ke level terendah hampir tiga minggu karena kekhawatiran oversupply: produksi tinggi dari OPEC+, AS, Brasil, dan Guyana, sementara permintaan global dinilai belum cukup kenceng. Selasa minyak masih tertekan karena isu suplai dan harapan konflik Rusia–Ukraina mereda yang bisa membuka aliran pasokan lagi. Rabu sempat ada pantulan karena kabar penyitaan tanker Venezuela oleh AS memicu kekhawatiran pasokan, tapi Kamis–Jumat sentimen turun lagi: pasar melihat risiko surplus makin nyata sampai 2026, bursa saham melemah, dan posisi bearish di Brent ikut naik. Hasilnya, WTI turun di bawah $58 dan Brent menyentuh level lemah dua bulan.
Tinjauan Teknikal.
GOLD
Rekomendasi untuk minggu ini,Buy $4.348, Take profit $4.398. Stop loss di $4.308. Atau Sell $ 4.263 Take profit di $ 4.159. Stop loss di $ 4.280.
Silver
Rekomendasi untuk minggu ini,Buy $62.762 Take profit $64.680. Stop loss di $62.000. Atau Sell $59.661 Take profit di $56.559. Stop loss di $ 60.619
BCO
Rekomendasi untuk minggu ini,Buy $61.62 Take profit $62.83. Stop loss di $61.30. Atau Sell $60.90 Take profit di $58.92. Stop Loss di $61.00.
DISCLAIMER
Catatan: Artikel ini hanya analisis dan bukan referensi definitif. Perhatikan perkembangan aspek fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi.