• Wed, Mar 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

16 October 2025 04:10  |

Fed’s Miran: Gejolak Dagang dengan Tiongkok Picu Cut Rate

Gubernur Federal Reserve Stephen Miran pada hari Rabu (15/10) mengatakan bahwa kebuntuan terbaru dalam pembicaraan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok membawa risiko baru terhadap prospek ekonomi, sehingga membuat pemangkasan suku bunga semakin mendesak.

Berbicara dalam acara “Invest in America Forum” yang diselenggarakan oleh CNBC di Washington, D.C., Miran menyoroti ancaman dari keputusan Tiongkok untuk membatasi akses terhadap logam tanah jarang (rare earths) langkah yang kemudian dibalas oleh Presiden Donald Trump dengan ancaman tarif 100% terhadap impor Tiongkok.

Miran mengatakan bahwa sengketa ini menambah tingkat ketidakpastian di tahun yang sudah dipenuhi ketegangan ekonomi.

“Saya semula berasumsi bahwa ketidakpastian telah mereda, sehingga saya merasa lebih optimis terhadap beberapa aspek prospek pertumbuhan. Namun kini, situasinya kembali memanas karena Tiongkok membatalkan kesepakatan yang sudah dibuat,” ujarnya kepada jurnalis CNBC, Sara Eisen.

“Jadi, menurut saya, sebagai pembuat kebijakan, kita perlu mempertimbangkan risiko baru yang kini muncul.”

Dari perspektif kebijakan, Miran menegaskan bahwa situasi ini justru memperkuat keyakinannya bahwa The Fed perlu bertindak lebih agresif dalam memangkas suku bunga.

Selama masa jabatannya yang baru dimulai sebulan lalu dan akan berakhir pada bulan Januari Miran telah mendorong pemangkasan suku bunga sebesar 1,25 poin persentase di atas pemangkasan seperempat poin yang telah disetujui oleh Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada bulan September.

“Karena saya melihat kebijakan moneter saat ini masih sangat ketat, hal itu membuat kita lebih rentan terhadap guncangan,” jelasnya.

“Jika ekonomi terkena guncangan ketika kebijakan masih terlalu ketat, maka dampaknya akan berbeda dibandingkan jika kebijakan berada dalam kondisi lebih netral. Saya rasa, saat ini lebih penting dari minggu lalu bagi kita untuk segera beralih ke posisi kebijakan yang lebih netral.”

FOMC, di mana Miran memiliki hak suara sebagai gubernur, dijadwalkan akan menggelar pertemuan berikutnya pada 28–29 Oktober, di mana secara luas diperkirakan akan disetujui kembali pemangkasan suku bunga sebesar seperempat poin.(yds)

Sumber: CNBC

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
FISCAL & MONETARY

BOJ Pertahankan Suku Bunga, Pangkas Prospek Pertumbuhan PDB

Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga jangka pendek utamanya tidak berubah pada 0,5% selama pertemuannya di bulan Mei...

1 May 2025 10:46
BIAS23.com NM23 Ai