• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

15 January 2026 16:39  |

BoJ Waspada! Yen Rapuh Bisa Picu Hike Lebih Cepat

Bank of Japan (BoJ) disebut makin memberi perhatian besar pada pergerakan yen sebagai salah satu “pemicu” inflasi berikutnya. Setelah kemungkinan menahan suku bunga pada pertemuan pekan depan, pelemahan yen dinilai bisa mempercepat langkah BoJ untuk kembali menaikkan suku bunga di pertemuan-pertemuan berikutnya.

Sumber yang mengetahui pembahasan internal menyebut, pejabat BoJ melihat yen yang lemah kian terasa dampaknya karena perusahaan Jepang semakin berani meneruskan kenaikan biaya input ke harga jual. Artinya, depresiasi yen bukan cuma soal kurs, tetapi mulai menjadi jalur langsung yang mendorong tekanan harga di level konsumen.

Walau BoJ baru saja menaikkan suku bunga acuan bulan lalu dan belum mengunci “jadwal tetap” kenaikan berikutnya, yen yang terus rapuh disebut bisa membuat bank sentral lebih cepat bergerak dari perkiraan pasar. Konsensus ekonom swasta selama ini memperkirakan BoJ menaikkan suku bunga sekitar tiap enam bulan, yang menempatkan peluang kenaikan selanjutnya di kisaran musim panas.

BoJ dijadwalkan mengumumkan keputusan kebijakan pada 23 Januari, dan pandangan yang berkembang saat ini adalah suku bunga akan dipertahankan di 0,75%, level tertinggi dalam beberapa dekade. Namun, keputusan final disebut tetap bergantung pada perkembangan data ekonomi dan dinamika pasar menjelang hari-H.

Ke depan, fokus BoJ bukan hanya inflasi headline, tetapi juga inflasi inti serta ekspektasi harga dari rumah tangga dan pelaku usaha—terutama karena tren inflasi Jepang sudah semakin dekat ke target 2%. Sejumlah pejabat menilai BoJ masih memiliki ruang untuk melanjutkan normalisasi suku bunga, dengan penekanan pada timing yang tepat agar tidak terlambat merespons—terutama jika dampak negatif yen lemah semakin membesar bagi ekonomi. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Barkin: Inflasi “Menggembirakan”, Tapi Fed Belum Mau Bur...

Presiden Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, menilai data inflasi AS bulan Desember sebagai “menggembirakan”. Namun ia ...

14 January 2026 09:57
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
BIAS23.com NM23 Ai