Wapres AS Batal Hadiri Pembicaraan Perdamaian dengan Iran
Wakil Presiden Amerika Serikat, J.D. Vance, membatalkan perjalanan yang direncanakan ke Jenewa untuk menghadiri pembicaraan dengan negosiator Iran yang dijadwalkan berlangsung minggu ini, menurut konfirmasi dari juru bicara Gedung Putih pada Jumat. Pembicaraan tersebut awalnya ditujukan untuk membahas teknis implementasi kesepakatan interim 14 poin antara AS dan Iran untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung.
Pembatalan ini terjadi setelah munculnya ketidakpastian dari pihak Iran terkait kehadiran mereka dalam negosiasi formal di Swiss. Teheran menilai kemungkinan bahwa sebuah upacara resmi tidak diperlukan setelah Presiden Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani kesepakatan interim sebelumnya. Pejabat AS menyatakan bahwa fokus pembicaraan adalah rincian gencatan senjata dan langkah-langkah kerja sama berikutnya.
Kesepakatan interim ini, yang termasuk perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari dan langkah untuk membuka kembali Selat Hormuz, tetap rapuh di tengah ketegangan regional. Iran disebut membutuhkan komitmen AS yang lebih kuat sebelum benar-benar terlibat dalam negosiasi formal. Presiden Trump menyatakan kesepakatan ini sebagai terobosan diplomatik, meskipun kritik muncul karena dianggap memberi terlalu banyak konsesi dan belum menyelesaikan isu inti seperti program nuklir dan rudal Iran. Masa depan pembicaraan langsung kini masih belum pasti karena kedua belah pihak meninjau ulang logistik dan persyaratan untuk kelanjutan dialog.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id