• Wed, Mar 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

22 July 2025 12:15  |

Trump Siapkan Serangan Baru, 70% Ekspor Tiongkok Terancam!

Presiden AS Donald Trump memperluas strategi perdagangannya dengan menargetkan barang-barang Tiongkok yang dikirim melalui negara ketiga, seperti Vietnam dan Meksiko. Menurut analisis Bloomberg Economics, langkah ini dapat membahayakan hingga 70% ekspor Tiongkok ke AS dan berpotensi mengikis lebih dari 2,1% produk domestik bruto (PDB) Tiongkok. Upaya ini memperketat kontrol terhadap "transshipment" — praktik umum dalam rantai pasokan global di mana barang diproses atau dirakit di negara lain sebelum memasuki pasar AS.

Sejak perang dagang pertama di bawah Trump, Tiongkok telah meningkatkan ketergantungannya pada negara ketiga untuk menghindari tarif langsung. Pangsa manufaktur bernilai tambah Tiongkok yang dikirim melalui negara lain ke AS melonjak dari 14% pada tahun 2017 menjadi 22% pada tahun 2023. Namun, jika Trump menerapkan tarif yang lebih tinggi dan persyaratan rantai pasokan yang lebih ketat pada rute ini, dampaknya bisa lebih luas dan lebih merugikan dalam jangka panjang.

Bloomberg Economics menyatakan bahwa kontrol yang lebih ketat terhadap pengiriman melalui negara ketiga akan memperburuk kerusakan ekonomi akibat perang dagang dan dapat menghambat peluang pertumbuhan Tiongkok di masa depan. Negara-negara seperti Meksiko, Vietnam, dan bahkan Uni Eropa kini berada dalam posisi sulit karena keterlibatan mereka dalam rantai pasokan global yang terkait dengan Tiongkok. Washington juga telah mengirimkan surat peringatan kepada negara-negara mitra, mengancam tarif tambahan mulai 1 Agustus jika kesepakatan bilateral tidak tercapai.

 

Namun, efektivitas pembatasan ini masih dipertanyakan. Para analis meyakini definisi AS tentang barang domestik masih belum jelas, dan mekanisme verifikasi asal produk belum terstruktur dengan baik. Ketidakpastian ini menyulitkan banyak negara dan bisnis untuk merespons kebijakan AS secara tepat dan menciptakan kekhawatiran baru di tengah ekonomi global yang sudah lesu.

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai