UE Yakin Tarif AS Tetap 10%, Ancaman 15% Mereda
Uni Eropa memperkirakan Amerika Serikat tidak akan menaikkan tarif universal untuk ekspor blok itu ke 15%, meski Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan tarif global 15% “kemungkinan” mulai berlaku pekan ini.
Menurut sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut, UE disebut menerima jaminan bahwa AS akan mempertahankan tarif universal 10% untuk ekspor blok itu. Juru bicara Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) dan Komisi Eropa menolak berkomentar.
Tarif universal 10% diberlakukan bulan lalu setelah Mahkamah Agung AS membatalkan sebagian besar rezim tarif sebelumnya, mendorong Gedung Putih menggunakan dasar hukum lain untuk menerapkan tarif sementara. Bessent mengatakan kenaikan ke 15% kemungkinan berlaku dalam periode tarif 150 hari, sembari pemerintah menyiapkan kajian lanjutan lewat otoritas lain seperti Section 301 dan 232.
Ketidakpastian ini juga berkaitan dengan kesepakatan dagang UE-AS yang diumumkan musim panas lalu, yang akan menetapkan tarif 15% untuk sebagian besar ekspor UE ke AS dan memangkas tarif untuk banyak barang AS ke UE, tetapi kesepakatan itu belum diratifikasi UE.
Menurut laporan Bloomberg sebelumnya, penilaian UE bahwa tarif universal 10% di atas tarif MFN yang sudah berlaku dapat membuat sekitar €4,2 miliar ekspor UE menghadapi bea kumulatif di atas batas 15% yang tercantum dalam kesepakatan, termasuk sejumlah produk pangan (seperti keju dan mentega), beberapa produk pertanian, serta plastik, tekstil, dan bahan kimia; sementara sebagian minuman beralkohol disebut berpotensi dikenai tarif di bawah 15%. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id