Pakistan Menyatakan Perang Terbuka Dengan Afghanistan
Ketegangan Pakistan–Afghanistan melonjak tajam setelah Islamabad menyatakan situasi telah berubah menjadi “perang terbuka”, menyusul rangkaian serangan lintas perbatasan dan aksi militer yang dilaporkan terjadi dalam semalam. Pernyataan itu disampaikan Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif, di tengah laporan ledakan dan serangan udara di wilayah Afghanistan, termasuk Kabul.
Pemerintah Pakistan menyebut militernya menargetkan apa yang mereka sebut sebagai “lokasi pertahanan” di Kabul serta beberapa wilayah lain, sementara otoritas Afghanistan mengklaim melakukan serangan balasan terhadap pos-pos Pakistan di perbatasan. Reuters melaporkan bentrokan di sepanjang perbatasan terjadi setelah Taliban Afghanistan menyatakan serangan mereka merupakan respons atas serangan udara Pakistan sebelumnya; kedua pihak saling mengklaim berhasil menghancurkan/menyita pos lawan, namun klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Taliban Afghanistan, melalui juru bicara Zabihullah Mujahid, menyatakan pihaknya melancarkan operasi ofensif terhadap posisi militer Pakistan dan mengklaim puluhan tentara Pakistan tewas dalam serangan tersebut. Di sisi lain, sumber keamanan Pakistan juga menyampaikan klaim tandingan mengenai korban di pihak Taliban, menegaskan eskalasi ini berlangsung cepat dan dipenuhi perang narasi dari kedua kubu.
Eskalasi terbaru ini terjadi di tengah hubungan yang memburuk sejak Taliban kembali berkuasa pada 2021. Pakistan berulang kali menuduh wilayah Afghanistan menjadi tempat berlindung kelompok militan yang menyerang Pakistan—tuduhan yang dibantah Kabul. Bentrokan terbaru juga mengancam rapuhnya gencatan senjata yang pernah dicapai setelah konflik perbatasan sebelumnya.(alg)
Sumber: Newsmaker.id