• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

27 January 2026 03:46  |

Drama Baru Trump: Isu Perbatasan Memanas, Shutdown Bisa Terulang

Washington mulai panas lagi. Risiko penutupan sebagian pemerintahan AS naik tajam setelah Demokrat di Senat menyatakan akan menahan paket pendanaan jika di dalamnya masih ada anggaran Department of Homeland Security (DHS)—menjelang tenggat pendanaan Jumat, 30 Januari 2026.

Pemicu utamanya adalah penembakan mematikan di Minneapolis. Alex Pretti (37), seorang perawat ICU di Minneapolis VA Medical Center, tewas ditembak agen Border Patrol pada Sabtu. Keluarga dan warga membantah narasi pejabat pemerintahan yang menyebutnya “teroris domestik”, dan menyorot video yang dinilai tidak sejalan dengan klaim resmi.

Di Capitol Hill, Chuck Schumer menyatakan Demokrat tidak akan memberikan suara yang dibutuhkan untuk meloloskan proses di Senat bila pendanaan DHS tetap digabung dalam paket. Mereka mendorong agar paket dipecah: bagian non-DHS jalan dulu, sementara bagian DHS ditulis ulang dengan pengamanan/reformasi yang mereka minta.

Masalahnya, RUU yang sedang dikejar waktu itu berisi enam pos pendanaan besar—mulai dari Defense, Labor/HHS/Education, sampai Transportation/HUD, State, Treasury, dan DHS. Begitu satu bagian jadi sandera, seluruh paket ikut terseret.

Kalau deadlock berlanjut dan pendanaan lewat 30 Januari, ancaman shutdown bisa langsung terasa di layanan publik dan ekonomi. Beberapa dampak yang sering muncul saat shutdown antara lain:

IRS berisiko melambat saat musim pajak, yang bisa menyeret proses layanan dan refund (tergantung skenario operasional).

Data ekonomi pemerintah bisa terganggu/terlambat (shutdown sebelumnya sempat memunculkan “data fog” untuk pembuat kebijakan).

SBA biasanya menghentikan banyak proses inti pinjaman saat shutdown, sehingga approval bisa macet.

Di sisi lain, pendanaan dan operasi untuk urusan penegakan imigrasi cenderung punya jalur “tetap jalan” untuk aktivitas esensial (meski mekanismenya bisa berbeda-beda antar lembaga), sehingga dampaknya tidak selalu simetris ke semua institusi. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai