Putin Siap Berunding, Tapi Tolak Hentikan Serangan!
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan siap melanjutkan pembicaraan dengan utusan Amerika Serikat untuk membahas upaya mengakhiri perang di Ukraina. Namun, ia menolak usulan propaganda serangan jarak jauh yang selama ini menimbulkan kerusakan besar bagi kedua pihak.
Putin mengatakan Kremlin mengisyaratkan negosiator AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, akan datang ke Moskow setelah Washington tidak lagi terlalu fokus pada konflik dengan Iran. Ia menyebut Rusia siap melanjutkan pembahasan mengenai detail dan mekanisme negosiasi, termasuk topik yang sebelumnya dibicarakan dengan Presiden AS Donald Trump di Alaska pada Agustus lalu.
Meski membuka ruang dialog, Putin menegaskPutin Siap Berunding, Tapi Tolak Hentikan Serangan!an tidak akan menerima usulan untuk menghentikan serangan jauh ke wilayah Rusia dan Ukraina. Ia juga menolak usulan untuk membatasi pertempuran hanya di empat wilayah Ukraina yang diduduki Rusia. Menurutnya, tindakan seperti itu justru akan memberi kesempatan bagi pasukan Ukraina untuk memindahkan kekuatan dari bagian lain garis depan.
Sikap Putin menunjukkan bahwa Moskow masih ingin mempertahankan tekanan terhadap Ukraina. Rusia tetap menggunakan serangan jarak jauh sebagai alat utama untuk menekan Kyiv, meskipun Ukraina juga semakin sering menyerang fasilitas energi dan sasaran militer di wilayah Rusia. Serangan Ukraina terhadap kilang minyak Rusia bahkan termasuk memicu gangguan pasokan bahan bakar dan kenaikan harga bensin di sejumlah wilayah.
Di sisi lain, Rusia juga masih terus melancarkan serangan drone dan rudal ke Ukraina hampir setiap hari. Putin mengklaim serangan Ukraina ke fasilitas Rusia tidak mengubah situasi di garis depan, tetapi ia mengakui perlunya mempercepat produksi sistem perlindungan udara untuk melindungi infrastruktur energi dan fasilitas penting Rusia.(asd)*
Sumber : Newsmaker.id